AS

AS Ancam Ledakkan Bom Nuklir Jika Corona Berujung Konflik, Rusia Tak Mau Kalah

KONFRONTASI- Amerika Serikat memang sudah gila, mereka mengaku siap menggunakan senjata nuklir jika akhirnya serangan wabah Virus Corona atau COVID-19 yang mewabah dunia berakhir dengan konflik bersenjata.

Pernyataan tak lazim di tengah wabah corona itu dilontarkan Komandan AF Global Strike Amerika, Jenderal Timothy M Ray baru-baru ini dikutip, 1 Mei 2020 dari Almasdar.

Gawat! AS Bakal Resesi, Ekonomi China Diramal Kontraksi 8,2%

KONFRONTASI -   Ekonomi China diprediksi bakal terkontraksi untuk pertama kali dalam tiga dekade terakhir di kuartal-I 2020. Pandemi corona (COVID-19) membuat segalanya macet di negeri itu.

Hal ini sesuai jajak pendapat sejumlah ekonom yang dilakukan AFP. Ada 14 institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi China berkontraksi 8,2% dibanding kuartal pertama 2019 lalu.

PDB China selama setahun ini diramal sebesar 1,7%. Padahal sebelumnya di 2019, ekonomi tumbuh 6,1% sepanjang tahun.

Kematian di Wuhan Tambah 1.290 Semalam, AS Tak Percaya China

KONFRONTASI -   Jumlah kematian di kota Wuhan, China, naik 1.290 kasus pada Jumat (17/4/2020). Ini mengungkapkan situasi yang jauh lebih parah daripada yang dilaporkan negeri tirai bambu sebelumnya.

Jumlah kematian di ibu kota Provinsi Hubei tersebut naik 50 persen, sepuluh hari setelah kebijakan penguncian (lockdown) dicabut pada 8 April kemarin. Secara nasional, total angka kematian pasien COVID-19 naik 39% menjadi 4.632 kasus.

Universitas Johns Hopkins: Kematian Akibat Virus Corona di AS Capai Angka 20.000 Kasus

KONFRONTASI -   Universitas Johns Hopkins mencatat kumlah kasus kematian akibat Corona di Amerika Serikat (AS). Hingga Sabtu (11/4) waktu setempat korban tewas mencapai angka 20.000 kasus.

Dilansir AFP, Minggu (12/4/2020) wabah virus Corona telah merenggut nyawa sebanyak 20.071 orang di Amerika Serikat. Sementara jumlah kasus infeksi lebih dari setengah juta.Berdasarkan perhitungan tersebut Amerika memimpin sebagai kasus positif Corona tertinggi secara global. Dilaporkan sebanyak 519.453 kasus positif Corona.

Dokter di AS Kaget dengan Kecepatan Kematian Akibat Virus Corona

KONFRONTASI - Pemerintah Negara Bagian New York, yang paling parah terdampak COVID-19 di Amerika Serikat, pada hari Rabu melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat virus corona dalam satu hari.

Dokter dan perawat veteran pun syok dengan kecepatan virus corona yang membuat pasien sekarat.

Jumlah kasus virus corona di negara bagian New York saja mendekati 150.000 pada hari Rabu, bahkan ketika pihak berwenang memperingatkan bahwa negara bagian itu mungkin mengecilkan jumlah sebenarnya.

Rekor Dunia Corona di AS dan Trump Usul Karantina New York

KONFRONTASI - Amerika Serikat (AS) berhasil memenuhi rekor dunia jumlah kasus positif terinveksi virus corona (Covid-19) saat ini. Seperti dilansir AFP, Johns Hopkins University pada Sabtu (28/3) mencatat 115.547 kasus positif baru. Jumlah tersebut, yakni 23 persennya melonjak 21.304 dalam sehari. Itu adalah jumlah kasus positif terbanyak di dunia saat ini.

Berlin Berang! Saat Trump Bujuk Perusahaan Jerman Produksi Vaksin Hanya untuk AS

KONFRONTASI -   Berlin berusaha menghentikan Washington atas upayanya dalam membujuk sebuah perusahaan Jerman yang melakukan penelitian vaksin virus corona untuk memindahkan penelitiannya ke Amerika Serikat. Melansir Reuters, hal ini sempat membuat politisi Jerman berang dan bersikeras bahwa tidak ada negara yang seharusnya memonopoli vaksin di masa depan.

AS dan NATO Tak Percaya Pengalaman Buruk Uni Soviet, Kini NATO dan AS Keok di Afghanistan

KONFRONTASI -    Konstelasi politik international menarik dicermati karena penuh dinamisasi dan kejutan. Di saat muslim mengalami perlakuan hina bahkan pembantaian di India, juga Uyghur di China, Rohingya di Myanmar, muncul harapan baru dari negerinya imam Abu Dawud, Afghanistan. USA beserta pasukan sekutu NATO nya mengajukan perdamaian ( = menyerah kalah ? ) pada imaroh islam taliban di kota Doha Qatar.

Terkait Serangan Iran ke AS, Pemimpin Agung Ayatollah Khamenei: Atas Bantuan Tangan Tuhan

KONFRONTASI -   Ketegangan politik antara Iran dengan Amerika Serikat telah terjadi sejak beberapa tahun silam.

Ketegangan politik kedua negara tersebut mencapai puncaknya pada awal Bulan Januari 2020 yang diawali dengan serangan rudal pesawat nirawak (drone) milik Amerika Serikat yang menewaskan Jenderal militer Iran berpengaruh, Qassem Soleimani, di Baghdad, Irak.

Perang kata-kata yang dilontarkan oleh kedua negara tersebut lewat media sosial pun tak terhindarkan.

 

AS bunuh Jenderal Iran, WWIII & World War 3 Trending Topic

KONFRONTASI -   Memanasnya tensi geopolitik antara AS dan Iran menjadi pembicaraan hangat di kalangan pengguna media sosial Twitter pada hari ini, Jumat (3/1/2020).

Mengutip CNBC International, AS dikabarkan telah menembak mati petinggi pasukan militer Iran. Eskalasi tersebut menandai semakin terpecahnya AS dengan Iran.

Pages