16 October 2018

AS

Penurunan Terbesar Sejak 8 Februari, Bursa Wall Street AS Bertumbangan

KONFRONTASI -   Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) tumbang pada akhir perdagangan Rabu (10/10/2018), dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones mencatat penurunan terbesarnya sejak 8 Februari.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup terjerembap 3,15% atau 831,83 poin di level 25.598,74, indeks S&P 500 anjlok 3,29% atau 94,66 poin di 2.785,68, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir tersungkur 4,08% atau 315,97 poin di level 7.422,05.

Robert Behler: Software Bermasalah, AS Tunda Serangkaian Tes Jet Tempur F-35

KONFRONTASI -   Sistem software (perangkat lunak) pada pesawat 

Hannah Standiford, Perempuan AS kandidat PhD yang Berbudaya Jawa. Menarik Bukan?

KONFRONTASI-Peminat musik keroncong dari kalangan muda di tanah air terbilang sangat sedikit. Kendati demikian, genre musik ini rupanya mendapat tempat di hati seorang warga Amerika Serikat (AS), Hannah Standiford.

Pada 23 Agustus AS Akan Berlakukan Tarif 25% Atas Impor China

KONFRONTASI  -    Amerika Serikat mengatakan akan mulai mengenakan tarif impor 25% atas produk China senilai US$16 miliar dalam dua pekan mendatang.

Dilansir Bloomberg, Kantor Perwakilan Perdagangan AS mengatakan Bea Cukai AS akan mulai mengenakan bea pada 279 lini produk, turun dari 284 produk pada daftar awal, pada 23 Agustus mendatang. Daftar baru ini mencakup produk mulai dari sepeda motor hingga turbin uap.

Tak Rela Iran Dikucilkan, Uni Eropa Melawan Ancaman AS

KONFRONTASI  -    Presiden Donald Trump mengancam siapa pun di dunia yang menjalin hubungan dengan Iran tidak akan bisa berbisnis dengan Amerika Serikat (AS). Namun, Uni Eropa (UE) nekat melawan ancaman Amerika Serikat (AS) dengan menolak mematuhi sanksi Washington yang dijatuhkan pada Iran tersebut.

Indonesia Terancam Sanksi Rp5 Triliun

KONFRONTASI - Amerika Serikat (AS) meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) agar bisa menjatuhkan sanksi dagang kepada Indonesia senilai USD350 juta atau setara Rp5 triliun.

Sebelumnya, AS memenangkan gugatan sengketa perdagangan di WTO di mana Indonesia kalah dalam banding. Tak hanya AS, Selandia Baru pun memiliki sengketa dagang dengan RI.

Namun, AS berang atas pembatasan impor produk-produk pertanian dan peternakan yang dilakukan Indonesia. Washington menyebut Indonesia tak mematuhi peraturan usai kalah banding.

Satelit Merah Putih Berhasil Diluncurkan dari AS

KONFRONTASI - Satelit Merah Putih milik PT Telkom Tbk. berhasil  diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Rabu dini hari waktu setempat.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, berkat doa dan dukungan pemerintah dan segenap rakyat Indonesia, Satelit Merah Putih hari ini berhasil diluncurkan,” ujar Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga setelah menyaksikan peluncuran Satelit Merah Putih  dari SLC 40 Cape Canaveral Air Force Station.

AS Dan Indonesia Sepakat Pacu Transaksi Dagang Hingga US$50 Miliar

KONFRONTASI --   Indonesia dan Amerika Serikat dilaporkan telah menyepakati untuk menggenjot nilai perdagangan kedua negara mencapai US$50 miliar dari sebelumnya US$28 miliar.

Hal itu dikemukakan Menteri Perdagangan Enggartriasto Lukita seusai bertemu dengan 
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael R. Pompeo di Istana Merdeka. Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari kunjungannya ke AS pada 21-28 Juli 2018 yang ditindaklanjuti pada kunjungan Menlu AS Pompeo ke Indonesia.

Rizal Ramli: Fund Manager AS/Barat Sudah Tidak Mau lagi Beli 'corporate bond' asal Indonesia. Krisis Ekonomi di depan Mata

KONFRONTASI- Mantan Menko Perekonomian (Ekuin) Rizal Ramli PhD baru-baru ini bertemu para fund managers di New York,tepatnya bulan lalu. Mereka merupakan fund manager paling  kecil yang memegang dana USD160 miliar maupun fund manager terbesar memegang dana hingga USD 1,5 triliun- mereka mengatakan sudah tidak mau lagi membeli corporate bond asal Indonesia. Itu jelas tragedy bagi bangsa ini, yang sudah dirundung malang, dirundung krisis ekonomi akibat kegagalan Jokowi-JK dan Sri Mulyani –Darmin Nasution-Rini Soemarno  cs.

Inilah Perintah Hakim kepada Pemerintah AS: Satukan Keluarga Imigran atau Terima Hukuman

KONFRONTASI -    Pemerintah Amerika Serikat (AS) harus menyatukan kembali 63 anak-anak imigran yang dipisahkan petugas imigrasi atau akan menghadapi hukuman. Hal itu ditegaskan oleh seorang hakim di pengadilan distrik AS.

Hakim Dana Sabraw di Pengadilan Distrik AS San Diego mengatakan kepada pengacara pemerintah ia tidak akan memperpanjang tenggat waktu yang ditetapkannya dua minggu lalu untuk pemerintahan Trump menyatukan kembali anak-anak balita dengan orang tua mereka pada Selasa waktu setempat dan 2.000 anak-anak lainnya pada 26 Juli.

Pages