21 April 2019

Arab Saudi

Salah Khashoggi Bantah Ada Pembicaraan Damai dengan Saudi Terkait Pembunuhan Ayahnya

KONFRONTASI-Putra tertua jurnalis Jamal Khashoggi, Salah Khashoggi, dengan tegas membantah tengah berlangsung diskusi untuk menyelesaikan kasus yang menimpa ayahnya diluar pengadilan dengan otoritas Saudi. Bantahan itu dituangkan dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitternya.

Saudi Bersiap Rogoh USD23 Miliar untuk Percantik Kota Riyadh

KONFRONTASI-Kerajaan Arab Saudi berencana menginvestasikan dana sebesar 86 miliar rial atau setara USD23 miliar untuk mempercantik ibu kota Riyadh. Bila dikonversi ke rupiah, dengan kurs Rp14.201, jumlah tersebut setara Rp326 triliun.

Melansir dari Bloomberg, Rabu (20/3/2019), proyek kecantikan Riyadh akan menyerap sekitar 70.000 tenaga kerja, dan akan melibatkan pembiayaan sektor swasta sebesar USD15 miliar. Desain awal pekerjaan ini sedang berlangsung dan konstruksi bakal dimulai pada semester kedua tahun ini.

Jerman Perpanjang Embargo Senjata Terhadap Saudi

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas mengatakan, pemerintahannya telah memutuskan untuk memperpanjang embargo penjualan senjata ke Arab Saudi hingga akhir Maret mendatang.

Jerman mengumumkan larangan penjualan senjata ke Saudi itu pada Oktober, di tengah kontroversi seputar kematian jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, yang terbunuh di sebuah konsulat Saudi di Istanbul dan juga karena perang Yaman.

Saudi dan Indonesia Tegaskan Kemerdekaan Palestina Tetap Jadi Prioritas

Konfrontasi - Menteri Negara Urusan Luar Negeri Arab Saudi, Adel Jubeir menegaskan Saudi akan tanpa henti untuk mengejar kemerdekaan Palestina, sesuai dengan perjanjian perbatasan 1967 dan dengan Yerusalem sebagai Ibu Kotanya.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Cabut Kewarganegaraan Putra Osama Bin Laden

KONFRONTASI -  Kerajaan Arab Saudi telah menanggalkan kewarganegaraan Hamza bin Laden, putra pemimpin Al Qaida Osama bin Laden yang dibunuh. Hal tersebut diutarakan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melalui pernyataan yang disiarkan lembaran negara.

Rima binti Bandar al-Saud, Wanita Pertama yang Jadi Dubes Saudi

KONFRONTASI-Putri Rima binti Bandar al-Saud telah ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk menjadi duta besar berikutnya untuk Amerika Serikat. Otomatis dirinya menjadi wanita pertama yang mengambil peran utusan untuk kerajaan. Pengangkatannya diumumkan ke publik melalui dekrit kerajaan Arab Saudi pada Sabtu (23/2).

Putri Rima yang menghabiskan sebagian masa kecilnya tinggal di Washington DC, mengambil peran itu di masa sulit, ketika Arab Saudi mencoba menumpas kemarahan internasional atas kematian wartawan Jamal Khashoggi.

AS Tak akan Beri Peluang Saudi Ciptakan Senjata Nuklir

KONFRONTASI-Seorang wakil pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan Washington tidak membuka pintu bagi Arab Saudi untuk membuat bom nuklir. Washington tidak akan membantu Riyadh mengembangkan teknologi nuklir tanpa ada jaminan bahwa itu hanya akan digunakan untuk keperluan sipil.

Putra Mahkota Saudi Tunda Kunjungan ke Indonesia

KONFRONTASI-Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia yang semula direncanakan pada 18-19 Februari 2019 ditunda.

Berdasarkan keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI melalui situs resminya yang diakses di Jakarta, Sabtu, disebutkan bahwa selain Indonesia, Putra Mahkota Saudi juga membatalkan kunjungannya ke Malaysia.

Putra Mahkota Saudi akan Kunjungi Indonesia Pertengahan Februari 2019

KONFRONTASI-Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan melakukan kunjungan ke Indonesia  pada pertengahan atau pekan ketiga Februari 2019 dalam rangkaian lawatannya ke beberapa negara.

Sumber diplomatik Antara di Jakarta, Rabu, mengonfirmasi rencana kunjungan tersebut dan menyebut bahwa Pangeran Mohammed diperkirakan tiba di Indonesia pada 19 Februari 2019.

Memo: Rusia akan memonitor lalu lintas udara Israel, Arab Saudi, dan Eropa dari Suriah

KONFRONTASI -  Kantor berita Memo melaporkan pada Minggu (7/10) bahwa Sistem pertahanan dan pengawasan canggih yang akan dikirim Rusia ke Suriah  bisa memantau pergerakan penerbangan di Israel, Arab Saudi dan Eropa.

“Kami akan tahu jika ada pesawat yang memasuki wilayah udara Suriah, bahkan juga pesawat yang beroperasi di landasan, baik itu di Israel, Arab Saudi atau bahkan di Eropa,” Vladimir Mikheyev, wakil direktur pertama Pengembang Teknologi Radio Elektronik Rusia.

Pages