12 November 2019

Arab Saudi

Dubes Saudi Tegaskan Radikalisme Bukan dari Dunia Arab

KONFRONTASI- Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Esam A Abid Athagafi menegaskan radikalisme bukan berasal dari dunia Arab, khususnya Arab Saudi. Paham tersebut ditegaskannya tak ada kaitan dengan ajaran Islam.

"Media asinglah yang mengopinikan bahwa radikalisme diimpor dari Saudi, dan ini sama sekali tidak benar," kata Duta Besar Esam ketika berdialog dengan sejumlah media di Jakarta, Rabu (6/11/2019). (Baca juga: Imam Masjid New York Kritik Menag Soal Celana Cingkrang)

Arab Saudi Hijaukan Padang Pasir, Pertanda Apa?

KONFRONTASI -  Pemerintah Arab Saudi menggalakkan program penghijauan dengan menanam 50.000 pohon di padang pasir dan lokasi-lokasi lain melibatkan masyarakat, wisatawan, sektor swasta dan dan para pelajar. Ambisinya pada 2030 sebanyak 5 juta pohon telah ditanam.

Kapal Tanker Iran Meledak, Harga Minyak Melonjak Lebih dari 2 Persen

Konfrontasi - Minyak mentah melonjak lebih dari 2 persen setelah kapal tanker Iran meledak di lepas pantai Arab Saudi. Ledakan yang diduga akibat serangan rudal ini menimbulkan kekhawatiran baru seiring ketegangan yang terjadi di kawasan Teluk. 

Duh, Pemerintah Arab Saudi Izinkan pasangan Bukan Suami – Istri Khalwat (Berzina) di Hotel?

KONFRONTASI -   Arab Saudi kini memperbolehkan turis asing pria dan wanita untuk menyewa satu kamar meski mereka bukan pasangan suami istri. Kebijakan ini diambil seiring dengan keputusan kerajaan Muslim konservartif itu meluncurkan rezim visa turis baru untuk menarik wisatawan.

Para perempuan, termasuk warga Saudi, juga diizinkan untuk menyewa kamar hotel sendiri. Ini sekaligus mematahkan peraturan sebelumnya.

Kerajaan Arab Saudi Respon Positif Gencatan Senjata dari Houthi

Konfrontasi - Arab Saudi memberikan respons positif terhadap tawaran gencatan senjata dari pemberontak Houthi di Yaman. Otoritas Saudi bahkan mengharapkan penerapan gencatan senjata bisa berlangsung efektif.

Saudi memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintahan Yaman dalam melawan pemberontak Houthi, yang didukung Iran, sejak tahun 2015. Konflik Yaman dilaporkan telah menewaskan puluhan ribu orang, yang sebagian besar merupakan warga sipil. 

Salah Target, Serangan Koalisi Pimpinan Saudi di Yaman Hantam Pusat Donor Darah

KONFRONTASI-Koalisi Arab di Yaman mengakui terjadi kesalahan target. Koalisi mengakui tak sengaja membombardir pusat riset dan donor darah nasional di Yaman, Kamis (3/10).

Laporan investigasi yang dipublikasikan Lembaga HAM Yaman, fasilitas kesehatan tersebut rusak parah pada beberapa bagian karena serangan pada 27 April lalu. Hal tersebut diakui Koalisi pada laporan Tim Gabungan Evaluasi untuk Insiden (JIAT).

Terancam Kehabisan Minyak, Arab Saudi Kian Membuka Diri, Silakan Berwisata dengan Santun

MAKIN BANYAK HIBURAN: Perempuan Arab Saudi sibuk berswafoto dalam konser penyanyi opo asal Mesir Tamer Hosny di Jeddah 30 Maret 2018. (AMER HILABI/AFP)

 

KONFRONTASI -   

Mike Pompeo Tuding Iran Serang Aramco, Pentagon Kirim Sistem Pertahanan ke Arab Saudi

KONFRONTASI -    Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) (Pentagon) mengumumkan akan mengirim ratusan personel militer ke Arab Saudi setelah Iran dituduh sebagai pelaku serangan ke kilang minyak Saudi Aramco.

Serangan sebelum fajar pada 14 September lalu itu menghancurkan lebih dari setengah dari produki minyak Arab Saudi. Jumlah itu setara dengan 5 persen pasokan minyak mentah global atau 5,7 juta barel per hari.
 

Ekspansi Jaringan Diaspora, KAMMI Saudi Arabia Resmi Dideklarasikan

KONFRONTASI - Pengurus Pusat KAMMI terus melakukan ekspansi jaringan diaspora dan internasionalnya. Kali ini Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri (BHLN) Pengurus Pusat KAMMI, Ibadurrahman, Lc, kembali mendeklarasikan KAMMI cabang luar negeri baru di Kompleks Masjid Nabawi, Madinah Al Munawarah, Saudi Arabia pada hari Jumat (20/09/2019).

Ini Kronologi Serangan Drone Terhadap Aramco Saudi

KONFRONTASI-Ketika 18 'drone' menghantam fasilitas pemrosesan minyak terbesar dunia di Arab Saudi Sabtu lalu, ratusan orang yang mendapat giliran kerja malam langsung bergerak cepat memadamkan kobaran api.

Dalam kegelapan dini hari mereka tiba dalam hitungan menit setelah serangan di pabrik Baqaiq dan satu serangan lain yang hampir bersamaan di Khurais, ladang minyak terbesar kedua di dunia.

Pages