15 August 2018

Arab Saudi

Arab Saudi Pindahkan Ribuan Mahasiswa ke Kanada

KONFRONTASI - Arab Saudi berencana memindahkan 12.000 mahasiswa Arab Saudi dan anggota keluarga mereka dari Kanada ke negara lain seperti Amerika Serikat, sebagai protes terhadap pernyataan Kanada baru-baru ini, kata seorang pejabat senior, Senin (6/8).

Wakil Menteri Pendidikan Jassir Sulaiman mengatakan kepada stasiun TV Al Ekhbariya bahwa proses pemindahan akan berlangsung dengan "pertimbangan tinggi kepentingan pendidikan dan kepentingan umum mahasiswa", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Bantah Bunuh Warga Hudaidah, Saudi Tuduh Houthi Pelakunya

KONFRONTASI-Juru bicara koalisi internasional pimpinan Arab Saudi menuding kelompok gerilyawan Al Houthi sebagai pelaku serangan yang menewaskan dan melukai puluhan orang di kota Hudaidah, Yaman, pada Kamis.

Empat Orang Tewas Dalam Serangan Teror di Saudi

KONFRONTASI-Seorang polisi Arab Saudi, seorang warga negara Bangladesh dan dua penyerang tewas dalam serangan teror yang ditujukan ke pos pemeriksa keamanan di Wilayah Al-Qassim di Arab Saudi, menurut siaran Saudi Press Agency (SPA) mengutip Kementerian Dalam Negeri.

Stok AS & Langkah Arab Saudi Membuat Harga Minyak Melorot

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) mencatat penurunan terbesar dalam hampir tiga pekan pada perdagangan Kamis (5/7/2018), menyusul kenaikan mengejutkan stok Amerika serta langkah Arab Saudi untuk mendinginkan reli minyak.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2018 turun US$1,20 dan berakhir di US$72,94 per barel di New York Mercantile Exchange, level penutupan terendah dalam sepekan. Harga minyak WTI tidak ditutup pada Rabu (4/7) karena libur Hari Kemerdekaan AS.

Saudi Larang Warga Suriah Berhaji, Alasannya?

KONFRONTASI-Warga Suriah kembali tidak mendapatkan izin dari pemerintah Arab Saudi untuk memasuki kota Makkah guna melaksanakan ibadah Haji. Warga Suriah sudah dilarang memasuki Makkah sejak perang di negara itu pecah tujuh tahun lalu.

Al-Falih: Arab Saudi Kian Semangat Dorong Peningkatan Produksi OPEC, Harga Minyak Mengkeret

KONFRONTASI - Harga minyak mentah melemah pada akhir perdagangan Kamis (21/6/2018), saat Arab Saudi bergerak dengan sejumlah upayanya untuk meningkatkan produksi OPEC.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2018 ditutup turun 17 sen di level US$65,54 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah sempat naik mencapai level US$66,22. Total volume yang diperdagangkan sekitar 23% di atas rata-rata 100 hari.

Bangun Kanal, Saudi Ingin Pisahkan Qatar dari Jazirah Arab

KONFRONTASI- Arab Saudi ingin  mengubah negara tetangganya Qatar menjadi pulau sendiri yang terpisah dari jazirah Arab.

Untuk itu, pemerintah Arab Saudi akan menggali parit atau kanal untuk mengelilingi negara tetangganya tersebut.

Seperti  diketahui , hubungan Arab Saudi dan Qatar memang sedang tidak harmonis. Sejak 2017 lalu, di bawah pimpinan Saudi dan Uni Emirat Arab, sejumlah negara-negara di Timur Tengah telah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar dan memberlakukan embargo ekonomi.

Arab Saudi Gali Kanal Raksasa dan akan Ubah Qatar Jadi Sebuah Pulau?

KONFRONTASI -  Penawaran dilakukan Arab Saudi kepada perusahaan-perusahaan rekayasa asing untuk menggali kanal raksasa. Hingg akan memisahkan negara itu dari Qatar.

Penggalian kanal raksasa ini pada dasarnya untuk mengubah negara kecil di Teluk itu menjadi sebuah pulau. Dilaporkan Rabu (20/6), setidaknya lima perusahaan telah menyatakan keinginan untuk berpartisipasi dalam tender yang dijadwalkan akan berlangsung pada 25 Juni 2018.

Puluhan Milisi Bayaran Saudi Tewas dan Terluka Dihantam Rudal

KONFRONTASI - Puluhan milisi yang disponsori Saudi dan setia kepada mantan presiden Yaman yang mengundurkan diri, Abd Rabbuh Mansur Hadi, tewas dan banyak lainnya terluka ketika militer Yaman menembakkan secara terpisah dua rudal balistik yang diproduksi di dalam negeri ke arah pangkalan provinsi Taizz, barat daya negara itu serta provinsi Hudaidah.

Al-Qaeda Anggap Saudi Berdosa Lantaran Izinkan Perempuan Menyetir

KONFRONTASI-Kelompok Al-Qaeda dikabarkan memberi peringatan kepada Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman mengenai dosa yang bakal ditanggungnya terkait sejumlah proyek kemajuan pembangunan di Tanah Arab. 

Dikutip dari AFP yang melansir buletin milik kelompok tersebut pada Jumat (1/6), proyek yang disebut berdosa ialah mengizinkan wanita mengemudi kendaraan dan membangun bioskop.

"Era yang dipimpinnya [Mohammed bin Salman] membuat bangunan masjid berganti dengan bangunan bioskop," tulis kelompok yang berbasis di Yaman itu dalam buletinnya.

Pages