18 January 2019

Arab Saudi

Lima Terdakwa Pembunuh Khashoggi Dituntut Hukuman Mati

KONFRONTASI- Pemerintah Arab Saudi menggelar hearing perdana kasus pembunuhan Jamal Khashoggi pada Kamis (3/1). Ada sebelas terdakwa yang dihadirkan dalam sidang di pengadilan kriminal ibu kota itu.

Sayang, tidak ada satu pun nama yang dipublikasikan ke media. Saudi Presss Agency (SPA) hanya menegaskan bahwa seluruh terdakwa didampingi pengacara masing-masing.

"Jaksa penuntut umum menuntut hukuman mati untuk lima di antara sebelas terdakwa." Demikian bunyi kutipan tertulis pernyataan jaksa sebagaimana dilansir Reuters.

Komedian AS Sentil Arab Saudi: Jangan Lupakan Yaman!

KONFRONTASI -  Komedian Amerika Serikat Hasan Minhaj menanggapi keputusan Netflix untuk melarang episode acaranya, Patriot Act, di Arab Saudi.

Dalam sebuah unggahan di Twitter pada Rabu (2/1), menyebut bahwa larangan itu akan menjadi kontraproduktif.

"Jelas, cara terbaik untuk menghentikan orang menonton sesuatu adalah dengan melarangnya, menjadikannya tren online, dan kemudian meninggalkannya di YouTube," tulis Minhaj, berseloroh.

Banjir Pesanan, Garuda Buka Penerbangan Langsung Padang-Jeddah

Konfrontasi - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membuka rute penerbangan langsung dari Padang, Sumatra Barat menuju Jeddah di Arab Saudi dan sebaliknya.
 

Trump Sebut Saudi akan Biayai Rekonstruksi Suriah

KONFRONTASI-Presiden AS Donald Trump pada Senin (24/12) mengatakan Arab Saudi akan mengeluarkan uang untuk membantu pembangunan kembali Suriah.

Donald Trump: Arab Saudi Bakal Bayar Pembangunan Kembali Suriah

KONFRONTASI  -  Presiden AS Donald Trump pada Senin (24/12) mengatakan Arab Saudi akan mengeluarkan uang untuk membantu pembangunan kembali Suriah.

“Arab Saudi sekarang sudah setuju, dan bukan Amerika Serikat, untuk mengeluarkan uang yang diperlukan guna membantu pembangunan kembali Suriah,” kata Trump di akun Twitter, seperti dikutip Kantor Berita Anadolu, Selasa (25/12) siang.

Saudi Ajak Indonesia Gabung ke Koalisi Antiterorisme

KONFRONTASI-Semua negara saat ini gencar melakukan upaya pemberantasan terorisme. Tidak hanya menjadi urusan negara itu sendiri, upaya membentuk aliansi antarnegara untuk memberantas kejahatan luar biasa tersebut juga aktif dilakukan. Salah satu yang agresif adalah Arab Saudi.

Negara paling berpengaruh di Timur Tengah itu mensponsori berdirinya koalisi militer negara-negara Islam untuk memberantas terorisme (Islamic Military Counter Terrorism Coalition/IMCTC) pada November 2017.

Saudi Tolak Resolusi AS Terkait Khashoggi dan Perang Yaman

KONFRONTASI-Kerajaan Arab Saudi menolak resolusi yang dikeluarkan Senat Amerika Serikat (AS) tentang skandal kematian wartawan Jamal Khashoggi dan dukungan AS dalam perang Yaman.

Otoritas Saudi Arabia kecam 'campur tangan' Senat AS terkait perang Yaman dan pembunuhan Khashoggi

KONFRONTASI - Arab Saudi mengecam resolusi yang dikeluarkan Senat Amerika Serikat untuk mengakhiri bantuan militer AS dalam perang yang dipimpin Riyadh di Yaman.

Negara kerajaan itu juga mengecam keputusan Senat AS yang menyalahkan putra mahkota Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis kawakan Jamal Khashoggi.

Kementrian Luar Negeri Arab Saudi menyebut keputusan politik itu sebagai bentuk "campur tangan" yang didasarkan atas "tuduhan yang tidak benar".

Saudi Tolak Serahkan Tersangka Pembunuh Khashoggi

KONFRONTASI-Menteri luar negeri Arab Saudi pada Minggu (9/12) mengesampingkan kemungkinan untuk menyerahkan para tersangka dalam pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi sesudah jaksa kepala Istanbul mengajukan perintah penangkapan dua mantan pejabat tinggi Saudi.

Senator AS Sebut Putra Mahkota Saudi Terlibat Dalam Pembunuhan Khashoggi

KONFRONTASI-Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman "terlibat" dalam pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi, kata seorang senator AS pada Selasa (4/12).

Senator Lindsey Graham mengatakan penguasa de fakto Kerajaan Arab Saudi tersebut tentu bertanggung jawab atas kematian Jamal Khashoggi.

"Putra Mahkota itu adalah bola penghancur. Saya kira ia terlibat dalam pembunuhan Khashoggi sampai tingkat paling tinggi," kata Graham kepada wartawan setelah penjelasan intelijen oleh Direktur CIA Gina Haspel.

Pages