Arab

Marah Atas Komentar Macron, Negara-negara Arab Serukan Boikot Produk Prancis

KONFRONTASI -   Prancis meminta negara-negara di Timur Tengah agar mengakhiri seruan boikot produk-produknya sebagai bentuk protes terhadap pembelaan Presiden Emmanuel Macron atas hak untuk menunjukkan kartun Nabi Muhammad.

Kementerian luar negeri Prancis mengatakan seruan "tak berdasar" untuk boikot itu "didorong oleh kelompok minoritas radikal".

Produk Prancis telah ditarik dari beberapa toko di Kuwait, Yordania, dan Qatar.

Sementara itu, aksi protes terjadi di Libya, Suriah, dan Jalur Gaza.

Babak Baru Macron Versus Islam, Negara Arab Kompak Mengutuk

KONFRONTASI -  Sejumlah negara Arab mengutuk penghinaan Prancis terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad SAW. Karena, penghinaan yang dilakukan secara terus menerus tersebut dapat memicu kebencian di masyarakat dunia.


Seperti diketahui, dalam beberapa pekan terakhir Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menyerang Islam dan komunitas Muslim, menuduh Muslim "separatisme" dan menggambarkan Islam sebagai agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

Ngeri, Infeksi Corona di Teluk Arab Lampaui 400 Ribu Kasus

KONFRONTASI-Tingkat infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2 di enam negara Teluk Arab semakin mengkhawatirkan, bahkan berlipat ganda hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Reuters per Rabu malam (24/6), jumlah kasus yang tercatat di Teluk Arab sudah mencapai 403.163 dengan 2.346 kematian.

Sebulan sebelumnya, pada 27 Mei, jumlah kasus di Teluk Arab sendiri baru menembus 200.000.

Lonjakan kasus sendiri terjadi seiring dengan pencabutan pembatasan sosial oleh beberapa negara.

Arab Dituding Menikam Palestina dari Belakang

KONFRONTASI - Normalisasi hubungan beberapa negara Arab dengan rezim penjajah Israel dianggap merupakan kejahatan dan mereka menikam bangsa Palestina dari belakang. "Hamas mendukung semua proposal yang bertujuan menciptakan persatuan di antara Palestina dan menggagalkan rencana-rencana rezim penjajah," kata Juru bicara Hamas, Hazem Qasem seperti dikutip kantor berita IRIB, Ahad (3/5/2020).

Hendropriyono: Habib Rizieq dan Keturunan Arab Jangan Jadi Provokator

KONFRONTASI-  Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Abdullah Mahmud Hendropriyono, menyambangi Lembaga Ketahanan Nasional. Hal ini berkenaan dengan situasi terkini setelah pemilihan umum. Hendropriyono khawatir, jika kondisi hari ini dibiarkan akan terjadi kudeta. Kudeta yang dimaksud adalah kudeta yang dilakukan oleh sipil.

Apa Salahmu Arab, Nun Jerit Burung Terluka Tiada Terdengar

Oleh: Juftazani

 

 

Aku mendengar jerit onta yang patah kakinya

Di balik gunung-gunung di gurun-gurun tandus dan gersang

Aku mendengar jerit burung “Bustrads Houbara”yang patah sayapnya

Dan melayang-layang terhina dan terhempas di gurun sunyi sepi di gurun pasir Gund al-Khali

Dan hampir di seluruh negeri yang berbangsa Arab

Hidup gersang dan terhina, terancam perang saudara dan kematian begitu dekat di pelupuk mata

 

Antropolog: Islam dan Budaya Arab Harus Dilihat Secara Terpisah

KONFRONTASI- Antropolog dari King Fahd University for Petroleum and Minerals Arab Saudi, Sumanto Al Qurtuby, mengatakan intoleransi tumbuh subur dui Indonesia karena beberapa hal. Pertama umat Islam cenderung tidak bisa membedakan antara Islam sebagai sebuah ajaran normatif dengan Islam sebagai manifestasi kebudayaan dan produk politik kekuasaan.

Kerudung Bunda Maria Bertuliskan Tulisan ''"Laa Illaha Ilallaah" ?

. KONFRONTASI- Dalam lukisan Bunda Maria dan Bayi Yesus (The Virgin and The Child) karya Ugolino di Nerio, yang dipajang di Museum Louvre terdapat tulisan Arab Pseudo Kufic di kerudung yang dipakai Bunda Maria. Tulisan tersebut berbunyi "Laa Illaha Ilallaah" (tiada tuhan selain Allah). Tulisan Arab Kufic juga banyak ditemukan di lukisan-lukisan artefak Umat Katolik yang lain. Ada juga tulisan Arab Kufic di jubah seorang raja Katolik taat yaitu Raja Roger II of Sicily dari Austria.

Ini Kiai Said Aqil: Arab Ingin Seperti Indonesia

KONFRONTASI -  Bangga dengan ulama Indonesia. Itu yang diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj saat menyampaikan ceramahnya di beberapa negara. Salah satunya, saat diundang berceramah ke Al-Azhar di Mesir, menjadi hal yang membanggakan karena di sana tempatnya para ulama.

"Arab sendiri lagi kepengen seperti Indonesia, maka saya ceramah di Mesir, di Al-Azhar," kata Aqil saat konferensi pers persiapan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Gedung PBNU, Senin (20/11).

Pages