APBN

Perbaiki Tata Kelola Kemensos, Risma: Percaya Omongan Saya

Konfrontasi - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku akan mengontrol keuangan Kemensos dengan tepat. Dia juga akan melakukan bersih-bersih di tubuh Kementerian Sosial.

Tri Rismaharini kepada wartawan di Kafe Bober, Jemursari, Surabaya, Jumat (25/12/2020) menegaskan, jika ingin tata kelola menjadi baik, maka yang ada di dalam harus baik. Begitu juga sebaliknya, kalau tata kelolanya tidak baik, outputnya pun menjadi tidak baik.

Surat Terbuka Kepada Dewan: APBN dan SiLPA Bisa Rugikan Negara dan Langgar Hukum

Oleh:  Anthony Budiawan,

 

Sementara ini, Bapak dan Ibu Dewan (Perwakilan Rakyat) mungkin tidak memperhatikan lagi pengelolaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan keuangan negara secara seksama.

Hal ini dapat dimaklumi. Karena Dewan sudah kehilangan hak budget atau hak anggaran sampai tahun 2022 akibat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) No 1 Tahun 2020 pada 31 Maret 2020 (“Perppu Corona”), yang kemudian disahkan menjadi UU No 2 Tahun 2020 (“UU Corona”).

Ini 11 Kegagalan Pencapaian Target APBN 2020

KONFRONTASI-Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad menyatakan mayoritas indikator ekonomi makro pemerintah meleset dari target yang tertuang di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) 2020. Hal ini terjadi karena tekanan pandemi virus corona atau covid-19.

"Kalau dilihat dari asumsi APBN, hampir sebagian besar meleset, tapi kalau dibandingkan perubahan di Perpres 72, sebagian meleset dan sebagian tidak," kata Tauhid dalam Catatan Akhir Tahun INDEF secara virtual, Rabu (23/12).

Jelang Akhir Tahun, Anggaran PEN Baru Terserap 58,7%

KONFRONTASI- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai 18 November baru 58,7% dari pagu anggaran sebesar Rp695,2 triliun. Berdasarkan laporan Kemenkeu realisasi anggaran program PEN baru mencapai Rp408,61 triliun.

"Selama ini kita lihat realisasi program PEN mengalami kenaikan dari tingkat pemanfaatannya mencapai 58,7 persen. Terutama didukung oleh realisasi belanja sosial," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui video virtual, Senin (23/11/2020).

Benar-benar Gawat, APBN Hancur, Xanana Gusmao Ajak Rakyatnya Pindah Negara dari Timor Leste

KONFRONTASI -  Xanana Gusmao, tokoh penggerak kemerdekaan Timor Leste meminta kepada rakyatnya untuk segera pindah negara.

Hal tersebut diakukan Xanana Gusmao karena dirinya merasa geram dengan APBN negara tersebut yang dianggapnya berantakan.

Xanana Gusmao yang merupakan salah satu motor penggerak kemerdekaan Timor Leste kala itu, tampaknya saat ini harus berjuang untuk menghadapi bangsanya sendiri.

Hal ini merasa perlu dia lakukan demi memajukan Timor Leste jika tidak ingin rakyatnya hidup dalam kesengsaraan di masa depannya.

Menkeu Sudah Keluarkan Semua Jurus, Tapi Kocek Negara Tetap Jebol

KONFRONTASI-Sudah banyak jurus yang dikeluarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menyelamatkan ekonomi kita. Namun nyatanya, kocek negara jebol Rp 500 triliun.

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah menyentuh level Rp 15 ribu. Sri Mul yang sebelumnya selalu optimis, akhirnya pasrah juga. Ekonomi Indonesia dipastikan masuk resesi akhir September nanti.

Kabar resesi dari Sri Mul ini tentu mengejutkan. Soalnya dari awal Sri Mul selalu menyimpan sedikit optimisme dalam melihat pertumbuhan ekonomi di masa pandemi ini.

Pemerintah Proyeksikan Anggaran Kesehatan Penanganan Corona Hanya Terserap Rp72,73 T

KONFRONTASI- Pemerintah memperkirakan anggaran kesehatan dalam program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) cuma terserap Rp72,73 triliun dari pagu Rp87,55 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto proyeksi anggaran yang tidak terserap itu akan dialihkan ke program lain untuk mengoptimalkan program penanganan corona dan pemulihan ekonomi nasional.

Penyaluran Anggaran Lambat, Target Jokowi Sulit Tercapai

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri untuk terus mempercepat penyaluran anggaran penanganan dampak pandemi virus corona atau covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kepala negara ingin penyaluran anggaran setidaknya tuntas di periode Agustus-September.

"Sehingga kita harapkan nanti ini di pertengahan Agustus-September sudah selesai, sehingga bisa mengungkit growth (pertumbuhan)," ucap Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8).

Pages