25 May 2019

Android

Lakukan Pelanggaran, Google Hapus 46 Aplikasi di Play Store

Konfrontasi - Google memulai melakukan penghapusan pada aplikasi dari pengembang Android asal China. Penyebabnya adalah hasil investigasi Buzzfeed News mengenai adanya penipuan iklan dan menyembunyikan detail kepemilikan dari pengguna.

Produksi Klik Iklan Palsu, Pengembang Android China Diblokir Google

KONFRONTASI-Google memblokir pengembang China populer di Google Play Store dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed dan peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna.

DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, ditemukan telah memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan, di antara praktik penipuan lainnya.

Opera untuk Android Kini Miliki Fitur VPN Gratis

KONFRONTASI-Peramban Opera memasang fitur virtual private network (VPN) yang terpasang secara otomatis dan gratis dalam aplikasi versi terbaru.

“Sudah ada lebih dari 650 juta pengguna layanan VPN secara global. Pengguna kini dapat menikmati layanan gratis tanpa harus log in (berarti Opera tidak menghimpun data dari kebiasaan penelusuran pengguna di peramban), yang akan lebih meningkatkan kerahasiaan dan keamanan data pribadi,” kata Wakil Direktur Senior Opera Browser untuk Android, Peter Wallman, dalam keterangan pers, dikutip Kamis.

Awas Mata-mata, Hati-hati Pilih Aplikasi Ponsel

KONFRONTASI-Ponsel pintar bisa menjadi perangkat mata-mata terhebat sekarang ini, karena data pribadi hingga lokasi pengguna bisa dengan mudah dilacak lewat aplikasi baik Android maupun iOS.

Menurut penelitian Symantec, perusahaan keamanan siber terkemuka dunia, 45 persen aplikasi paling populer di Android dan 25 persen aplikasi terpopuler iOS meminta pelacakan lokasi. Lalu, 46 persen aplikasi terpopuler Android dan 24 persen aplikasi terpopuler iOS meminta izin untuk mengakses kamera pada perangkat Anda.

LAPAN Siap Luncurkan Aplikasi Penginderaan Jauh Berbasis Android

KONFRONTASI-Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan meluncurkan inovasi aplikasi penginderaan jauh Sistem Penyajian Data yang Cepat, Mudah, Aman, dan Populer (SPACeMAP) dan Sistem Pemantauan Bumi Nasional berbasis Android (SIPANDORA). 

Google Luncurkan Fitur anti-Spam di Android

Konfrontasi - Fitur perlindungan spam otomatis telah meluncur di aplikasi Pesan Android.
 
Fitur ini akan menganalisis pesan masuk pengguna untuk mendeteksi dan memfilter semua spam mulai datang ke beberapa pengguna.
 

Akhirnya Xiaomi Kantongi Sertifikasi untuk Android Go

KONFRONTASI-Smartphone Redmi Go yang akan datang dari Xiaomi dilaporkan telah mendapat sertifikasi dari otoritas pengembangan media informasi komunikasi IMDA Singapura, FCC Amerika Serikat dan EEC Rusia.

Google Lindungi Pimpinan yang Lakukan Pelecehan Seksual?

KONFRONTASI-Diam-diam Google melakukan segala cara untuk memproteksi pimpinannya yang dituduh melecehkan seksual pegawai perempuan mereka. Salah satunya yang dilindungi yakni pembuat software Android, Andy Rubin. 

Bapak Android itu meninggalkan Google pada Oktober 2014. Namun cabutnya Rubin dari Google belakangan menyimpan masalah. Rubin dituding melecehkan seksual pegawai perempuan Google.

Google akan Kenakan Biaya Hingga USD40 Pada Setiap Ponsel Android

KONFRONTASI-Google akan mengenakan biaya kepada perusahaan perangkat keras hingga 40 dolar AS (sekitar Rp600 ribu) per perangkat untuk menggunakan aplikasinya menyusul adanya aturan baru yang menggantikan salah satu aturan yang dianggap anti-kompetitif.

Pengenaan biaya tersebut berlaku pada 29 Oktober untuk setiap model smartphone atau tablet baru yang diluncurkan di Area Ekonomi Eropa (EEA) dan menjalankan sistem operasi Android milik Google.

Serangan RAMpage Buka Jalan Hacker Kuasai Ponsel Android Anda

KONFRONTASI  -    Setelah ancaman aplikasi yang dapat mencuri uang, pemilik smartphone berbasis Android kembali harus berhati-hari dengan handset-nya.

Laman Phone Arena, Jumat (29/6/2016), melaporkan adanya serangan terhadap ponsel Android yang dapat mengubah apa yang disimpan dalam Random Access Memory (RAM) di handset. Serangan itu pada akhirnya dapat menyebabkan seorang hacker untuk menguasai perangkat.

Pages