Amerika Serikat (AS)

Jangan Tutup Mata, Pesan Singkat WHO Cegah Penyebaran Virus Corona: Tes,tes,tes

Konfrontasi - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO meminta semua negara meningkatkan kapasitas pengujian warga mereka sebagai cara terbaik untuk memperlambat kemajuan pandemi virus Corona COVID-19.

"Kami memiliki pesan sederhana untuk semua negara, tes, tes, tes," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam keterangan resminya baru-baru ini. 

Kerahkan 1.700 Insinyur, Google Kembangkan Situs Pencegah Virus Corona

Konfrontasi - Google Alphabet bekerja sama pemerintah Amerika Serikat (AS) mengembangkan situs web nasional tentang virus Corona (Covid-19). Ini untuk membantu pertanyaan warga mengenai gejala virus Corona, faktor risiko dan pengujian.

"Kami sepenuhnya selaras dan terus bekerja dengan pemerintah AS untuk menahan penyebaran Covid-19, memberi tahu warga, dan melindungi kesehatan komunitas kami," ujar Google, dalam pernyataannya di Twitter, seperti dilansir dari Reuters.

Hadapi Penyebaran Corona, Iran Resmi Ajukan Pinjaman ke IMF Setelah Puluhan Tahun

Konfrontasi - Untuk pertama kalinya selama puluhan tahun Iran meminta bantuan kepada IMF untuk menangani wabah virus corona. Iran adalah salah satu negara dengan kasus tertinggi virus corona di luar China.

Pengajuan pinjaman disampaikan pada Kamis (12/3/2020) waktu setempat, sebagai salah satu upaya melawan wabah mematikan itu. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif di Twitter.

Akibat Virus Corona, 125 Ribu Orang Terjangkit dan 4.630 Orang Meninggal

Konfrontasi - Sudah lebih dari 125 ribu orang positif virus Corona di lebih dari 123 negara dan wilayah yang berbeda. Jumlah korban meninggal telah melampaui 4.600 orang secara global.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (12/3/2020), jumlah total kasus virus Corona hingga Kamis (12/3) sore waktu setempat mencapai 125.972 kasus yang tersebar di berbagai negara.

Karyawannya Terjangkit Virus Corona, Facebook Tutup Kantor Hingga Akhir Bulan

Konfrontasi - Seorang karyawan Facebook yang bekerja di kantor Seattle didiagnosa positif virus corona. Diagnosa itu, akhirnya membuat kini sudah ada 40 orang Amerika yang tertular virus tersebut.

Pihak Facebook mengumumkan, karyawan tertular virus corona adalah seorang pegawai kontrak yang terakhir berada di kantor Stadium East, Seattle, Amerika Serikat pada 21 Februari lalu. Demikian, dikutip dari Fox News Network via Liputan6.com, Jumat (6/3/2020).

Presiden Jokowi Batal Hadiri ASEAN Summit di AS karena Corona

Konfrontasi - Presiden Jokowi dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat dalam waktu dekat, untuk menghadiri acara ASEAN Summit. Ia bahkan sudah menyewa pesawat milik Garuda Indonesia, yakni Boeing 777 untuk menuju ke sana.

Namun, rencana itu tampaknya harus ditunda. Presiden AS, Donald Trump mengumumkan bahwa gelaran yang sedianya diadakan di Las Vegas pada pertengahan Maret 2020 itu, harus diundur.

Amerika Serikat dan Australia Pertanyakan Status Bebas Virus Corona di Indonesia

Konfrontasi - Pemerintah Australia dan Amerika Serikat menunjukkan keraguan terhadap klaim Pemerintah Indonesia bahwa Indonesia bebas dari virus corona. Kedua negara juga mengungkapkan kekhawatiran penanganan virus yang disebut Covid-19 itu di Indonesia. 

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, dalam sebuah wawancara stasiun radio 3AW diminta pendapatnya tentang klaim Indonesia bebas virus corona. Marrison kemudian menjawab bahwa klaim nol infeksi di Indonesia adalah "fungsi dari kemampuan mereka untuk menguji." 

Sadis, Bocah 14 Tahun Habisi Nyawa Mahasiswi di Dekat Kampusnya

Konfrontasi - Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun ditangkap dan didakwa atas kematian seorang mahasiswa universitas New York, Amerika Serikat (AS).

Tessa Majors (18), mahasiswa baru di Barnard College, diserang oleh tiga remaja saat berjalan melalui Morningside Park pada 11 Desember.

Taman itu memisahkan Barnard College yang bergengsi dengan Universitas Columbia dari Harlem, lingkungan yang didominasi kulit hitam di barat laut Manhattan.

Kapal Pesiar MS Westerdam Akhirnya Berlabuh, Trump Ucapkan Terima Kasih ke Kamboja

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berterima kasih kepada pemerintah Kamboja karena mengizinkan kapal pesiar MS Westerdam berlabuh di perairannya. Kapal yang membawa lebih dari 2.200 orang, termasuk 650 warga AS, ini sempat ditolak empat negara karena kekhawatiran wabah virus corona.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Sabtu (15/2/2020), ucapan terima kasih Trump ini menjadi pesan langka AS untuk negara yang merupakan sekutu dekat China. Diketahui juga bahwa Kamboja dan AS sering berkonflik.

Pages