Amerika Serikat (AS)

Tahanan di AS Bersiap Hadapi Gelombang Besar Corona di Penjara

Konfrontasi - Gelombang besar penularan infeksi virus corona (Covid-19) berlangsung di kalangan tahanan penjara di Amerika Serikat. Satu penjara di Marion, Negara Bagian Ohio, telah menjadi salah satu tempat paling terinfeksi di seluruh negeri Paman Sam itu, dengan lebih dari 80 persen dari hampir 2.500 narapidana, serta 175 staf setempat, dinyatakan positif Covid-19.

Ucapan Donald Trump Usai Kim Jong-un Kembali ke Publik

Konfrontasi - Presiden AS Donald Trump menanggapi kemunculan kembali Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Trump hanya mengatakan bahwa dirinya senang Kim Jong-un tampak sehat.

"Aku, untuk satu hal, senang melihat dia kembali, dan baik-baik saja!" Trump mencuit di Twitter, setelah pemimpin Korea Utara dilaporkan menghadiri pembukaan pabrik pupuk kemarin, Sabtu 2 Mei 2020, seperti dilansir BBC, Minggu (3/5/2020).

Kim Jong-un diketahui kembali muncul di hadapan publik setelah hampir tiga minggu tanpa kabar.

Trump Peringatkan China Akan Hadapi Konsekuensi atas Wabah Covid-19

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan China dapat menghadapi konsekuensi jika "secara sadar bertanggung jawab" atas pandemi Covid-19.

"Itu bisa saja dihentikan di China sebelum dimulai, tetapi tidak," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Sabtu (18/4/2020).

"Dan sekarang seluruh dunia menderita karenanya," lanjutnya dikutip dari AFPMinggu (19/4/2020).

Seorang Wanita di AS Keluarkan Urine Alkohol, Ini Penyebabnya

Konfrontasi - Seorang wanita di Pittsburgh, AS, merupakan orang pertama yang dilaporkan mengalami kondisi tidak biasa terkait urine. Wanita tersebut mengeluarkan urin dalam bentuk alkohol.

Belum ada nama penyakit atau kondisi yang menjelaskan kasus ini. Untuk sementara, para petugas medis menamai kondisi wanita tersebut sebagai bladder fermentation syndrome atau urinary auto-brewery syndrome.

Ribut AS dengan China Soal Covid-19, Bill Gates: Cukup, Gak Usah Berantem!

Konfrontasi - Konglomerat dan pendiri Microsoft, Bill Gates, mengingatkan kepada negara G20 untuk secepatnya bersama-sama memerangi pandemi Virus Corona COVID-19, dan bukan saling menyalahkan satu sama lain. Pernyataan ini keluar karena Amerika Serikat menghina China dengan menyebut Corona sebagai Virus Wuhan dalam pertemuan virtual G20 dua minggu lalu.

Puluhan Ribu Korban Covid-19 Meninggal di AS Dikuburkan di Pulau Ini

Konfrontasi - Sebanyak 16,686 penderita Virus Corona atau COVID-19 telah meninggal dunia di Amerika Serikat. Angka ini diperkirakan bakal terus bertambah mengingat jumlah warga yang terinfeksi juga telah mencapai 400 ribu jiwa.

Kota New York merupakan zona paling mematikan, tercatat hingga Jumat 10 April 2020, sudah 5,150 penderita corona meninggal dunia.

Namun, yang menjadi pembahasan saat ini adalah, di manakah Amerika Serikat menguburkan jenazah sebanyak itu?

Diserang Virus Corona, Kini Amerika Serikat Diserang Angin Tornado

Konfrontasi - Musibah tak henti-henti melanda Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Di saat kondisi negara sedang memburuk karena dihantam wabah Virus Corona atau COVID-19 secara besar-besaran. Salah satu kota di negara ini porakporanda diterjang tornado.

Tornado mengamuk Kota Jonesboro di Arkansas, Amerika Serikat, Sabtu 28 Maret 2020 atau Minggu 29 Maret 2020. Tornado terjadi petang hari dengan kecepatan yang luar biasa.

Ayatollah Khamenei Curiga Virus Corona Buatan Amerika

Konfrontasi - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei baru saja mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan tentang wabah Virus Corona atau COVID-19, Minggu 3 Maret 2020.

Khamenei mencurigai ada keterkaitan Amerika Serikat dengan serangan virus Corona yang kini telah menyebar ke 160 negara dunia dan telah menjangkiti 300 ribu lebih penduduk bumi.

Kecurigaan Khamenei itu didasari keanehan yang muncul pada diri Amerika. Yang pertama terkait janji-janji pemerintah Donald Trump itu untuk membantu Iran mengatasi serangan Corona.

Pasien Positif Corona di AS Kena Tagihan RS Sekitar Rp 500 Juta Untuk Tes & Perawatan

Konfrontasi - Sebuah rumah sakit di Amerika Serikat (AS) menagih seorang perempuan, yang didiagnosa terinfeksi virus Corona, hampir USD 35.000 atau sekitar Rp 500 juta untuk tes dan perawatan.

Danni Askini terkena virus pada Februari dan jatuh sakit di akhir bulan, tetapi dokter memperkirakan itu akibat pengobatan untuk limfoma, menurut laporan majalah TIME.

Upaya BI Jaga Stabilitas Rupiah Agar Tak Semakin Anjlok

Konfrontasi - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat melemah hingga sentuh Rp 16.000 per USD. Hal ini dinilai karena aksi kompak para investor dan pelaku pasar untuk menjual asetnya ke dalam bentuk kurs dollar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa kebijakan dalam upaya menahan pelemahan rupiah lebih dalam. Salah satunya dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bsp) menjadi 4,5 persen.

Pages