akal sehat

Akal Sehat, Descartes dan Rezim Jokowi (catatan untuk catatan Denny JA)

Oleh Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

 

 

Pertama melihat sekilas tulisan Denny JA (DJA) "Ketika Kata Akal Sehat Menangis Di Kamus, Di Musim Pilpres", beberapa hari lalu, sebagai "catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan yang Sepaham", saya berpikir selintas dalam introduksi DJA kata kamus seperti Camus, merujuk filosof Albert Camus, ketika memulai kritik atas Rocky (RG) dalam tulisannya itu.

Maklumat Akal Sehat: Indonesia Harus Melepaskan Diri dari Kedunguan Kolektif

Dengan berdemokrasi kita meniatkan diri untuk membangun peradaban politik melalui  pikiran. Demokrasi menunda kekuasaan untuk memberi jalan bagi argumen. Itulah sebabnya, demokrasi  hanya bisa tumbuh dengan mensyaratkan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat dan menyatakan pikiran di muka umum.

Alumni UI Menggugat: Pemerintah Jokowi-JK Kehilangan Akal Sehat

KONFRONTASI- Alumni UI, Ramli Kamidin mengungkapkannya dalam diskusi hari Pahlawan di Bakoel Koffie, Cikini 10/11/2017. Ramli yang merupakan aktivis UI tahun 1978 tidak mengerti kenapa pemerintah melalui PLN memaksa rakyat menggunakan daya listrik di luar kebutuhannya. Pemaksaan kenaikan Daya 4400 KVA tidak dapat diterima, rakyat saat ini sudah kehilangan daya beli kini mereka harus dipaksa untuk kebutuhan listrik yang tidak perlu. Aktivis Alumni UI  ini menilai, pemerintah Jokowi-JK sudah kehilangan akal sehat.