Ahok

Ahok Disarankan Susul Sunny ke PSI

KONFRONTASI- Basuki T Purnama alias Ahok dinilai masih punya daya tarik bila kembali ke panggung politik setelah selesai menjalani hukuman terkait kasus penistaan agama.

"Balik saja ke politik, bisa lewat jalur DPD atau partai politik," ucap pengamat politik Hendri Satrio dilansir jpnn.com, Rabu (14/3).

Pengajar di Universitas Paramadina ini pun menyebut partai politik yang mungkin akan menampung Ahok, jika memang memutuskan akan kembali berpolitik praktis.

Pengamat: Sangat Riskan Bagi Ahok Terjun Langsung ke Politik

KONFRONTASI - "Sangat riskan bagi Basuki Tjahaja Purnama buru-buru terjun kembali ke panggung politik usai menjalani masa tahanan nantinya" kata Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi Selasa (13/3).

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok tersebut disarankan puasa terlebih dahulu, sambil menunggu momentum yang tepat.

"Saya kira sangat riskan Ahok langsung kembali terjun ke panggung politik jika melihat atmosfir politik Indonesia yang masih belum matang," ujar Ari

Bebas di Waktu Pilpres 2019, Mustahil Ahok Duet dengan Jokowi

Konfrontasi - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai peluang Basuki T Purnama alias Ahok untuk menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo pada Pemilu 2019 makin tertutup. Sebab, Ahok diperkirakan baru selesai menjalani masa hukuman sebagai terpidana kasus penodaan agama pada Agustus mendatang.

Pengamat: Jika Bebas, Ahok Pasti Berpolitik

KONFRONTASI - Ahok sapaan Basuki Tjahaja Purnama diyakini akan kembali terjun ke panggung politik, jika bebas dari tahanan pada Agustus mendatang. Karena, menurut Pengamat politik Ujang Komarudin, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut merupakan tokoh politik dan telah melakoninya selama puluhan tahun.

Karena itu, kata Ujang, sulit rasanya membayangkan Ahok beralih ke profesi lain.

Kasus Ahok dan Buni Yani Miliki Delik Berbeda

KONFRONTASI-Tim jaksa penuntut umum dalam sidang perdana peninjauan kembali (PK) kasus penistaan agama dengan terpidana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menilai tidak ada bukti baru yang diajukan oleh tim kuasa hukum Ahok dalam memori PK. "Tidak ada faktor (bukti/novum) baru di memori PK mereka (Basuki)," kata Jaksa Sapto Subroto di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (26/2).

Pelapor Anies ke Polisi Diduga Pendukung Ahok?

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian kembali melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke polisi. Kali ini, dia melaporkan Anies terkait penutupan jalur di Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang dilakukan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.

Ini bukanlah kali pertama Jack melaporkan pria berkacamata tersebut. Sebelumnya, Jack pernah melaporkan Anies perihal kata pribumi yang diucapkan mantan rektor Universitas Paramadina itu saat pidato pelantikan sebagai gubernur.

Soal PK Ahok, Din: Aksi dan Reaksi Itu Pasti Ada

KONFRONTASI-Ketua Umum Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsudin menanggapi pengajuan peninjauan kembali (PK) vonis dua tahun penjara kasus penodaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Din mengatakan, jika PK tersebut dikabulkan maka umat Islam akan kembali bereaksi.

"Jadi Ahok sekarang punya hak mengajukan PK nanti pihak yang tidak puas juga mengajukan PK kita serahkan kepada hukum secara berkeadilan. Aksi dan reaksi itu pasti ada," ujar Din usai dialog di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/2)

Ahok Ajukan PK atas Kasus Penistaan Agama

KONFRONTASI-Terpidana kasus penistaaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah mengajukan memori Peninjauan Kembali atas kasus yang menjebloskannya ke jeruji besi tersebut. Hal tersebut dibenarkan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung Abdullah.

Berkas dimasukkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara. “Saat ini belum diterima berkasnya oleh MA,” ujar Abdullah dilansir Tempo Sabtu 17 Februari 2018.

Sama-sama Anak Polisi, Kakak Beradik Saling Serang karena Miras

Konfrontasi - Kasus kakak bunuh adik di Badung, Bali ini cukup mengiris hati. Kadek Ari Permana Putra (23), tewas di tangan kakak kandungnya sendiri Putu Adi Permana Jaya (33), Minggu (11/2/2018) dini hari.

Korban dan pelaku adalah anak dari seorang anggota polisi yang bertugas di Polresta Denpasar.

Menuru informasi, awal mula insiden berdarah itu terjadi ketika korban dan pelaku beserta seorang temannya pesta minuman keras di lantai II rumah mereka di Banjar Padang Bali Perum Dalung Permai, Kuta Utara, Badung.

Mangkir untuk Mediasi, Veronica Ikhlas Dicerai Ahok?

Konfrontasi - Publik mulai menerka apa yang sedang terjadi dengan Veronica Tan. Pasalnya untuk mediasi gugatan cerai yang dilayangkan oleh suaminya, Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan sudah dua kali tidak datang. Dengan begitu, persidangan bakal digelar lagi pekan depan.

Apakah ini pertanda bahwa Veronica Tan sudah ikhlas menerima perceraian tersebut?

Pengacara yang juga adik kandung Ahok, Fifi Lety mengatakan, dengan tidak hadirnya Veronica artinya sidang akan berlanjut ke pembuktian, pada 14 Februari pekan depan.

"Ya terpaksa mereka bercerai ya," kata Fifi dikutip merdeka.com, Jumat (9/2/2018).

Veronica, kata Fifi, menolak untuk mediasi. Hal ini ditunjukan dengan dua kali jadwal persidangan awal yang mengagendakan mediasi kedua pihak, kerap tidak dihadiri Veronica.

"Udah enggak mau mediasi," kata Fifi.

Dengan demikian, sidang yang akan dilangsungkan pekan depan. "Tanggal 14 sudah sidang bukti-bukti," ujar Fifi.

Mengutip Peraturan MA (Perma) Nomor 1 tahun 2008 tentang prosedur mediasi, Pasal 14 menyebutkan bahwa, "Mediator berkewajiban menyatakan mediasi telah gagal jika salah satu pihak atau para pihak atau kuasa hukumnya telah dua kali berturut-turut tidak menghadiri pertemuan mediasi sesuai jadwal pertemuan mediasi yang telah disepakati atau telah dua kali berturut-turut tidak menghadiri pertemuan mediasi tanpa alasan setelah dipanggil secara patut."

Pages