20 November 2019

Ahok

Ahok Bukan Kader Terbaik Gerindra, Tapi Politikus Kutu Loncat yang Haus Kekuasaan

KONFRONTASI - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tidak merasa kehilangan dengan pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Dia kan terkenal kutu loncat. Kami senang dia keluar karena kami tahu siapa kawan, siapa lawan. Siapa berkhianat, siapa yang loyal pada perjuangan," kata Fadli di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta Selatan.

Selain itu, Fadli menuturkan, mundurnya Ahok menjadi salah satu bukti bahwa pilkada langsung dapat melahirkan kutu loncat. Tapi, Fadli mengaku tidak masalah Ahok mundur.

Keluar dari Gerindra Tanpa Pamit ke Prabowo, Dimana Etika Seorang Ahok?

KONFRNTASI - Hari ini Ahok resmi mengajukan surat pengunduran dirinya dari Gerindra. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku ikhlas ditinggal Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama.

"Masuk dan mundur dari partai itu hak warga negara. Saya tidak sakit hati, masak sakit hati," kata Prabowo.

Namun ia merasa sedikit kecewa karena kepergian Ahok itu sangat tiba-tiba. Menurut Prabowo, Ahok tidak pernah berpamitan kepadanya.

"Ya toto kromo, antara manusia etikanya mungkin harusnya ada norma-norma, begitu ya," ucapnya.

Mundur dari Gerindra, Ahok Diajak Masuk PKB

KONFRONTASI - Setelah mundur dri Partai Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  diajak bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa. "PKB untuk siapa saja membuka diri, termasuk untuk Ahok yang memiliki sejarah awal sangat dekat dengan Gus Dur dan PKB," kata Wakil Sekjen DPP PKB, Daniel Johan, di Jakarta, Rabu.

Ahok dan PKB, kata dia, pun punya visi dan misi yang sama dalam membangun Indonesia yang menjunjung tinggi nilai pluralisme dan demokrasi dalam berbangsa.

Ahok Sebut Dirinya Kutu Loncat sejak Dulu

KONFRONTASI-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menanggapi santai pernyataan Fadli Zon yang menudingnya sebagai "kutu loncat".

Basuki menyadari bahwa dia memang "kutu loncat" atau gemar berpindah partai politik sejak dulu

"Sudah basi. Dari dulu saya memang sudah 'kutu loncat' kok," kata pria yang akrab disapa Ahok itu, di Balaikota Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Ahok masuk dunia politik melalui Partai Indonesia Baru (PIB). Dari PIB, Ahok "meloncat" ke Partai Golkar yang kemudian membawanya ke DPR RI.

Ahok Mundur, Gerindra Biasa Saja

Konfrontasi-Menyikapi pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok keluar dari Partai Gerindra, Ketua DPP Partai Gerindra, Desmon J Mahesa, mengaku partainya tak terlalu terpengaruh.

"Ahok mau keluar ya biasa saja, tidak ada kerugian. Tidak rugi ditampung PDIP. Apa kontribusi Ahok di pileg dan pilpres? Tidak ada," kata Desmon di Jakarta, Rabu.

Menurut Desmon, Gerindra ibarat orang tua yang membesarkan anak-anak. Ketika anak-anak-anaknya sudah besar, tapi tidak berbakti kepada orang tua, Desmon mempersilahkan masyarakat untuk menilainya.

Tak Tahu Terima Kasih, Ahok Resmi Mundur dari Gerindra

KONFRONTASI - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan dirinya sudah tidak lagi menyandang posisi politik apapun dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur. Ahok telah mengirimkan surat pengunduran dirinya ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya.

"Sudah resmi mundur, sejak saya masukin surat pengunduran diri. Saya sudah bukan orang partai politik lagi," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 10 September 2014. 

Ahok Serang Balik Pernyataan Gerindra

KONFRONTASI - Pernyataan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik yang menyebut  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak tahu cara bersyukur karena akan keluar dari Partai Gerindra ditanggapi serius oleh Ahok. Menurutnya, Partai Gerindra tidak tahu cara menepati janji. 

"Ahok tuh Ngomong Doang, Prestasinya Apa?"

KONFRONTASI - "Ahok tuh ngomong doang. Mau mecat A, mecat B, gak dilakukan. Prestasinya apa? Ngomong mau pecat dinas PU dari dua bulan lalu, dinas perumahan di TV, sekarang masih ada tuh orangnya. Dia cuma mecat lewat media, ngapain kita pertahankan,"  kata Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik di kantornya, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/9).

Menurunya, Ahok sebagai kepala daerah yang tidak punya prestasi dan hanya besar omong. 

Gerindra Ogah Bela Ahok

KONFRONTASI - Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta,  Basuki T Purnama berencana mengajukan pengunduran diri sebagai kader Gerindra. Alasannya, karena tidak setuju dengan keputusan Gerindra mendukung pemilihan kepala daerah secara tidak langsung. 

Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik menegaskan menghormati status 

Ahok sebagai wakil gubernur. Taufik berjanji tidak akan mempermasalahkan jabatan tersebut jika nanti Ahok benar-benar hengkang dari partai.

Ahok Dinilai Tidak Tahu Terimakasih

KONFRONTASI- Ini soal Ahok lagi yang runyam belakangan ini. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik 'menyentil' Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Taufik menyebut Ahok tak tahu cara berterima kasih jika keluar dari Gerindra.

"Partai kami enggak dagang. Dia (Ahok) harusnya bersyukur," ujar Taufik di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Selasa, 9 September 2014. Karena, menurut Taufik, Ahok bisa menjadi wakil gubernur karena jasa Gerindra yang berani mengusungnya Pilkada DKI 2012.

Pages