Ahok

Ahok Harus Berani Lawan Oligarki Elit Partai

KONFRONTASI- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah kader rakyat yang lahir dari rahim rakyat untuk melawan oligarki elit partai. Demikian pendapat Direktur Eksekutif Institut Paradigma Indonesia Harlan Sumarsono

‎"Ahok kader rakyat. Ahok harus melawan oligarki elit partai," tegas ‎Master Hubungan Internasional lulusan Bond University Australia ini.‎

Inilah Plus dan Minus Karakter Ahok Ditinjau dari Tulisan Tangannya

KONFRONTASI-Plus dan minus karakter Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, bisa kita analisa dan jawaban dari tulisan tangannya. Analisis grafologi mendapati konsistensi hal-hal positif di tulisan tangan Basuki dengan tanda tangan yang sudah lebih dulu dianalisis memakai metoda yang sama.

Biar Kapok, Alasan Anggota DPRD Laporkan Ahok ke Polisi

KONFRONTASI - Anggota DPRD DKI M Taufik akan melaporkan Ahok sapaan Wagub DKI Jakarta, Basuki T Purnama ke Polisi biar kapok. Pasalnya, ini bukan kali pertama Ahok melontarkan perkataan yang cukup pedas. "Sudah berapa kali dia bicara tak pantas seperti itu. Minggu depan akan kita laporkan ke polisi," kata Taufik  Jumat (12/9/2014).

Sebenarnya tujuan Taufik melaporkan ke polisi agar Ahok bisa menjaga sikapnya.

"Kami lapor ke polisi biar dia jera dan tidak mengulanginya lagi," tambah Taufik.

Dilaporkan ke Polisi oleh DPRD, Ahok akan Pura-Pura Gila

JAKARTA, KONFRONTASI — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan menanggapi berbagai pernyataan yang terkait dengan rencana anggota DPRD DKI yang akan melaporkan dia ke kepolisian, seperti yang dilontarkan Ketua DPD DKI Partai Gerindra Mohamad Taufik.

"Saya ini kerjaannya banyak, enggak usah urusi omongan orang politik," kata Basuki, di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Jumat (12/9/2014).

Bagaimana 'Membaca' Tanda Tangan Dua Tokoh yang Mirip itu?, Ahok dan Ridwan Kamil

KONFRONTASI-Dua tanda tangan tokoh publik muncul dalam dua hari berturut-turut di media massa. Kedua tanda tangan itu pun menarik perhatian para pakar pembaca tulisan tangan.

Dua tanda tangan itu adalah milik Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Kedua tanda tangan muncul terkait isu penolakan wacana mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD.

Jokowi Pengaruhi Ahok Keluar dari Gerindra?

KONFRONTASI - Menurut pengamat politik Prof Asep Warlan Yusuf, Presiden terpilih periode 2014-2019, Joko Widodo  punya peran di balik keputusan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meninggalkan Gerindra. Salah satu alasannya adalah karena Jokowi ingin membangun komunikasi yang baik dengan Ahok.

"Makanya supaya nyaman, (Jokowi meminta) lepaskan baju partai Anda (Ahok) itu," katanya mengutip Rakyat Merdeka Online (Grup JPNN,com), Jumat (12/9).

Didemo Warga, Ahok: Terserahlah, Orang Kita Gak Pake APBD

KONFRONTASI - Sejumlah lembaga dan organisasi masyarakat akan melakukan demo menolak pembangunan enam ruas tol. Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama cuek terkait hal tersebut. "Terserahlah, orang kita gak pake APBD, mereka mau nolak gimana? Pasang badan di jalan?," ungkap Ahok di Balaikota, Jum'at, (12/9).

Ahok juga tidak peduli jika nantinya banyak yang mendesak agar Ahok mundur dari jabatannya.

"Mendesak mundur 2017 dong, gak usah didesak juga udah mundur 2017 ga maju lagi hehe," ungkapnya diiringi tawa kecil.

Sebut DPRD Calo, Ahok Mau Dilaporkan ke Polisi

KONFRONTASI - Pernyataan Ahok sapaan Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bikin berang Anggota DPRD DKI Jakarta. Ahok rencananya akan dilaporkan ke polisi karena pernyataannya dianggap menghina lembaga negara seperti DPRD. "Jalur hukumnya ditempuh juga, kita mau mengajukan ke kepolisian, karena ini kan penghinaan terhadap lembaga negara,"  kata  Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra M Taufik di Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Ahok Pernah Usul Agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Dipilih oleh Presiden, Mulutmu Harimaumu?

KONFRONTASI - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak konsisten.

Ahok dinilai tidak konsisten karena memberikan pernyataan yang bertentangan, terkait hal yang sama.

Ahok menolak pandangan Partai Gerindra yang mendukung kepala daerah dipilih oleh DPRD. Bahkan atas alasan itu, Ahok memutuskan mundur dari partai yang telah mengusungnya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Ahok: Terserah Merekalah, Memangnya Gue Pikirin?

KONFRONTASI - Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali tebar ancaman kepada Partai Gerindra. Ahok mengancam tidak menandatangani nama calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diajukan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.

Ahok enggan ikut campur hal perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akan ditinggalkannya. Tapi jika ada partai yang mencoba ikut campur dalam kebijakannya menyelesaikan persoalan ibukota, Basuki menjamin tidak akan tinggal diam.

Pages