29 March 2020

Afghanistan

Gunmen in Afghanistan kill 25 at Sikh complex, Islamic State claims responsibility

KONFRONTASI-Gunmen and suicide bombers raided a Sikh religious complex in the Afghan capital of Kabul on Wednesday, killing 25 people before security forces killed all of the attackers, the government said.

The Islamic State militant group claimed responsibility for the attack in a statement. Sikhs have been the target of attack by Islamist militants before in South Asia. Their community in Afghanistan numbers fewer than 300 families.

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

KONFRONTASI -    Invasi militer yang dilakukan ke Afghanistan sejak 2001, telah mengubah wajah negara di Asia Tengah itu. Setelah serangan teroris 9/11, Negeri "Uncle Sam" langsung memburu Al-Qaeda sampai tempat-tempat perlindungan yang disediakan pemerintah Taliban saat itu. Kini 18 tahun sejak hal tersebut berlalu, AS dan Taliban telah menandatangani perjanjian damai. Di Doha, Qatar, Sabtu (29/2/2020) perjanjian itu mengakhiri invasi AS di Afghanistan selama hampir dua dekade lamanya.

Pakistan shuts main Afghan border crossing after mortar fire

KONFRONTASI-Pakistan has closed the main border crossing with Afghanistan after mortar bombs landed in Pakistani territory from across the border on Wednesday, a Pakistani official has said.

The Torkham border crossing, at the top of the Khyber Pass, through which thousands of vehicles pass every week, is the main trade link between the uneasy neighbours.

In September last year, Pakistan opened the crossing for 24 hours a day to boost trade.

Rusia Sebut ISIS Ingin Jadikan Afghanistan Sebagai Markas Baru

KONFRONTASI- Pemerintah Rusia mengklaim jika ISIS, ingin menjadikan negara Afghanistan sebagai markas baru mereka.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev dalam konferensi di Iran.

Patrushev mengatakan, ISIS ingin menjadikan Afghanistan basis untuk operasi mereka.

Taliban attack on U.S. military base kills one, injures scores

KONFRONTASI- Suicide bombers struck the main U.S. military base in Afghanistan on Wednesday, killing at least one person and injuring scores in a major attack that could scupper plans to revive peace talks between the United States and the Taliban.

The Taliban claimed responsibility for the attack, which struck the Bagram air base north of Kabul.

Inilah Tetsu Nakamura, Dokter Jepang yang Tewas Ditembak di Afghanistan

KONFRONTASI -    Insiden penembakan kembali terjadi di Afghanistan pada Rabu (4/12/2019). Kali ini menimpa rombongan yang salah satunya adalah seorang dokter asal Jepang sekaligus pekerja bantuan bernama Tetsu Nakamura. Sang dokter bersama sejumlah orang lainnya tewas akibat serangan tersebut.

Insiden itu dilaporkan terjadi di daerah Jalalabad, Kabul, Afghanistan. Di mana sekelompok bersenjata menembaki rombongan dokter Tetsu Nakamura hingga menewaskan sejumlah orang termasuk sang dokter.

Polusi Udara di Afghanistan Lebih Mematikan Ketimbang Perang

KONFRONTASI-Delapan tahun yang lalu karena perang, Yousuf dan keluarganya melarikan diri ke timur Afghanistan. Tapi ia tidak bisa melarikan diri dari tragedi. Di ibukota Kabul lima anaknya meninggal dunia, bukan karena kekerasan atau pengeboman tapi karena polusi udara.

US defence chief in Afghanistan as US aims to restart peace talks

KONFRONTASI-US Defense Secretary Mark Esper has arrived in Afghanistan where stalled peace talks with the Taliban and persistent attacks by armed groups have complicated the Trump administration's pledge to withdraw more than 5,000 American troops.

Esper told reporters travelling with him that he believed the US could reduce its force in Afghanistan to 8,600 without hurting the counterterrorism fight against al-Qaeda and the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL, ISIS) group.

Afghanistan Kecam Pakistan Gara-gara Terima Pimpinan Taliban

KONFRONTASI-Afghanistan melemparkan kecaman keras kepada Pakistan, setelah Islamabad menerima delegasi pemimpin Taliban. Para pemimpin Taliban datang dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Pakistan awal pekan ini.

Afghanistan Gunakan Mesin Biometrik untuk Pemungutan Suara

KONFRONTASI-Mesin-mesin biometrik yang bertujuan mencegah kecurangan dalam pemilihan presiden Afghanistan bekerja lebih baik daripada pemungutan suara tahun lalu tetapi masih membuat antrian panjang para pemilih, kata para pengamat pemilu pada Sabtu.

Mesin-mesin itu digunakan untuk pertama kali pada pemilihan anggota parlemen pada Oktober, ketika banyak mesin mengalami gangguan atau kerusakan. Terjadi kekacauan akibat gangguan dan kerusakan mesin-mesin itu, bersama dengan daftar pemilihan yang tak lengkap dan penundaan dalam penyelenggaraan pemilihan.

Pages