20 February 2020

Afghanistan

Pakistan shuts main Afghan border crossing after mortar fire

KONFRONTASI-Pakistan has closed the main border crossing with Afghanistan after mortar bombs landed in Pakistani territory from across the border on Wednesday, a Pakistani official has said.

The Torkham border crossing, at the top of the Khyber Pass, through which thousands of vehicles pass every week, is the main trade link between the uneasy neighbours.

In September last year, Pakistan opened the crossing for 24 hours a day to boost trade.

Rusia Sebut ISIS Ingin Jadikan Afghanistan Sebagai Markas Baru

KONFRONTASI- Pemerintah Rusia mengklaim jika ISIS, ingin menjadikan negara Afghanistan sebagai markas baru mereka.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev dalam konferensi di Iran.

Patrushev mengatakan, ISIS ingin menjadikan Afghanistan basis untuk operasi mereka.

Taliban attack on U.S. military base kills one, injures scores

KONFRONTASI- Suicide bombers struck the main U.S. military base in Afghanistan on Wednesday, killing at least one person and injuring scores in a major attack that could scupper plans to revive peace talks between the United States and the Taliban.

The Taliban claimed responsibility for the attack, which struck the Bagram air base north of Kabul.

Inilah Tetsu Nakamura, Dokter Jepang yang Tewas Ditembak di Afghanistan

KONFRONTASI -    Insiden penembakan kembali terjadi di Afghanistan pada Rabu (4/12/2019). Kali ini menimpa rombongan yang salah satunya adalah seorang dokter asal Jepang sekaligus pekerja bantuan bernama Tetsu Nakamura. Sang dokter bersama sejumlah orang lainnya tewas akibat serangan tersebut.

Insiden itu dilaporkan terjadi di daerah Jalalabad, Kabul, Afghanistan. Di mana sekelompok bersenjata menembaki rombongan dokter Tetsu Nakamura hingga menewaskan sejumlah orang termasuk sang dokter.

Polusi Udara di Afghanistan Lebih Mematikan Ketimbang Perang

KONFRONTASI-Delapan tahun yang lalu karena perang, Yousuf dan keluarganya melarikan diri ke timur Afghanistan. Tapi ia tidak bisa melarikan diri dari tragedi. Di ibukota Kabul lima anaknya meninggal dunia, bukan karena kekerasan atau pengeboman tapi karena polusi udara.

US defence chief in Afghanistan as US aims to restart peace talks

KONFRONTASI-US Defense Secretary Mark Esper has arrived in Afghanistan where stalled peace talks with the Taliban and persistent attacks by armed groups have complicated the Trump administration's pledge to withdraw more than 5,000 American troops.

Esper told reporters travelling with him that he believed the US could reduce its force in Afghanistan to 8,600 without hurting the counterterrorism fight against al-Qaeda and the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL, ISIS) group.

Afghanistan Kecam Pakistan Gara-gara Terima Pimpinan Taliban

KONFRONTASI-Afghanistan melemparkan kecaman keras kepada Pakistan, setelah Islamabad menerima delegasi pemimpin Taliban. Para pemimpin Taliban datang dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Pakistan awal pekan ini.

Afghanistan Gunakan Mesin Biometrik untuk Pemungutan Suara

KONFRONTASI-Mesin-mesin biometrik yang bertujuan mencegah kecurangan dalam pemilihan presiden Afghanistan bekerja lebih baik daripada pemungutan suara tahun lalu tetapi masih membuat antrian panjang para pemilih, kata para pengamat pemilu pada Sabtu.

Mesin-mesin itu digunakan untuk pertama kali pada pemilihan anggota parlemen pada Oktober, ketika banyak mesin mengalami gangguan atau kerusakan. Terjadi kekacauan akibat gangguan dan kerusakan mesin-mesin itu, bersama dengan daftar pemilihan yang tak lengkap dan penundaan dalam penyelenggaraan pemilihan.

Kantor Presiden Afghanistan Diguncang Serangan Bom

KONFRONTASI- Sebuah bom meledak di luar kantor Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Selasa (24/9) malam waktu setempat. Insiden itu menyebabkan tiga orang meninggal, satu di antaranya anak-anak, dan tujuh lainnya luka-luka.

Sputnik melaporkan, alat peledak itu dipasang di pintu masuk kantor Ghani. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

At least 35 people at wedding party killed during nearby Afghan army raid

KONFRONTASI-At least 35 civilians attending a wedding party were killed and 13 people wounded by explosions and gunfire during a raid by Afghan government forces on a nearby militant hideout, two officials in southern Helmand province said on Monday.

The officials said the house being used by the Taliban to train suicide bombers was located adjacent to the bride’s home that came under fire during Sunday night’s attack.

Pages