Abu sayyaf

WNI di Filipina Ditangkap Gegara Rencanakan Aksi Bom Bunuh Diri

Konfrontasi - Perwakilan RI di Filipina sedang mendalami laporan media yang menyebut seorang perempuan Indonesia ditangkap militer setempat karena dicurigai merencanakan serangan bom bunuh diri.

“KBRI di Manila dan KJRI di Davao masih dalam proses mengonfirmasi kebenaran berita ini dengan otoritas setempat (Filipina),” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah melalui pesan singkat, Sabtu (10/10/2020).

2 Korban Sandera Abu Sayyaf Jalani Pemulihan Trauma di Baubau

KONFRONTASI -   Dua dari tiga korban sandera kelompok Abu Sayyaf yang berhasil dibebaskan dan pulang ke Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini menjalani pemulihan trauma.

Kedua korban, Samiun Maneu (27), dan Maharuddin Lunani (48) akan mendapatkan bimbingan konseling (trauma healing) untuk menghilangkan rasa trauma selama di sandera Abu Sayyaf di Filipina.

Lapor Pak Jokowi, Tolong Bebaskan Warga Wakatobi yang Disandera Abu Sayyaf

KONFRONTASI-Masyarakat Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada Presiden Joko Widodo, untuk membantu menyelematkan dua sandera kelompok Abu Sayyaf, yang juga warga daerah itu di Filipina.

Dua sandera kelompok Abu Sayyaf itu warga asal Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi bernama La Hariadi bin La Rere asal Desa Kalimas dan La Heri Ardiansyah bin Herman beralamat Desa Sandi Kecamatan Kaledupa, dibenarkan salah satu keluarganya, Fitriyani melalui pesan singkat di Kendari, Rabu.

Abu Sayyaf Bebaskan Dua Nelayan Indonesia

Konfrontasi - Kelompok Abu Sayyaf membebaskan dua warga negara Indonesia yang selama ini mereka sandera di Sulu, Filipina. Kedua WNI adalah La Utu bin Raali dan La Hadi bin La Adi.

"Pada Jumat, 19 Januari 2018 sekitar pukul 19.30 dua WNI telah bebas dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf." Demikian isi keterangan pers Kementerian Luar Negeri, Sabtu (20/1/2018).

La Utu bin Raali dan La Hadi bin La Adi Berhasil Dibebaskan dari Kelompok Abu Sayyaf

KONFRONTASI -   Dua orang warga Indonesia dinyatakan bebas dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Suku, Filipina Selatan, demikian keterangan Kementerian luar negeri Indonesia.

Dua WNI tersebut, La Utu bin Raali dan La Hadi bin La Adi, asal Wakatoni Sulawesi Tenggara, dibebaskan pada Jumat (19/01) sekitar pukul 19.30 waktu setempat, kata Kemenlu dalam keterangan tertulisnya.

Seminar Fisip UI Soal Abu Sayyaf dan Keamanan di Perairan Filipina Selatan

  KONFRONTASI- Mindanao (Filipina) dan Sulawesi/Maluku (Indonesia) dalam beberapa tahun terakhir menjadi wilayah yang diperhatikan dengan cermat, seiring dengan munculnya organisasi teroris Islamis yang berkaitan erat dengan konflik di Timur Tengah. Mindanao diyakini menjadi basis kelompok teroris Abu Sayyaf dan Jemaah Islamiyah yang kemunculannya mengurangi peran kelompok pejuang kemerdekaan yang lebih moderat dan nationalistis seperti Front Pembebasan Islam Moro (MILF).

Militer Filipina Evakuasi Jenazah 3 WN Vietnam dari Abu Sayyaf

Konfrontasi - Militer Filipina berhasil menyelamatkan tiga pelaut Vietnam yang diculik kelompok Abu Sayyaf. Satu pelaut Vietnam lainnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

Seperti dilansir Reuters dan media lokal Filipina, Mindanao Examiner, Jumat (11/11/2016), sekitar 9 bulan lalu, sebanyak 17 pelaut asal Vietnam diculik kelompok Abu Sayyaf saat sebuah kapal niaga diserang di perairan Sulu dan Celebes. Kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan jutaan dolar AS.

Duterte Tawarkan Rp2,6 Miliar Bagi yang bIsa Menangkap Pimpinan Abu Sayyaf

KONFRONTASI-Hadiah uang 10 juta peso atau Rp 2,6 miliar ditawarkan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, bagi siapa saja yang bisa menangkap pimpinan Abu Sayyaf Isnilon Hapilon.

Demikian disampaikan Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Eduardo Ano, Senin (5/6/2017), untuk menangkap pria yang disebut sebagai Emir ISIS di Asia Tenggara itu.

Duterte juga menawarkan hadiah uang masing-masing 5 juta peso atau Rp 1,3 miliar untuk dua bersaudara pemimpin kelompok Maute yaitu Abdullah dan Omar.

Militer Filipina Bombardir Basis Abu Sayyaf, 20 Tewas

Konfrontasi - Setidaknya 20 anggota kelompok milisi Abu Sayyaf tewas dalam sebuah serangan yang dilancarkan oleh tentara Filipina di bagian selatan negara tersebut. Serangan ini adalah bagian dari operasi yang dilancarkan militer Filipina untuk memberangus Abu Sayyaf. 

Menurut keterangan Komandan Satuan Tugas Gabungan Basilan, Kolonel Juvymax Uy serangan itu berlangsung pada Kamis malam lalu. Serangan itu berlangsung di wilayah Sumisip di Provinsi Basilan.

Pasukan Filipina Tewaskan Anggota Senior Abu Sayyaf

KONFRONTASI-Pasukan pemerintah Filipina telah menewaskan seorang anggota senior kelompok pemberontak Abu Sayyaf yang berperan besar dalam melancarkan pengeboman dan penculikan di wilayah selatan Filipina, kata militer, Sabtu.

Sang anggota senior Abu Sayyaf, Alhabsy Misaya, terbunuh dalam pertempuran dengan marinir pada Jumat di provinsi Sulu, yang merupakan salah satu wilayah benteng Abu Sayyaf.

Kelompok pemberontak itu berjaringan dengan kelompok IS bersenjata dan dikenal karena kerap melakukan penculikan dan memenggal kepala para sanderanya jika permintaan tebusan mereka tidak dipenuhi.

Militer mengatakan Misaya telah terlibat dalam gerakan-gerakan kekerasan selama lebih dari 15 tahun dan "dianggap sebagai salah satu penculik paling jahat di Filipina selatan".

Pages