11 December 2019

Abdul Somad

Abdul Somad Dilarang Ceramah, Dahnil Simanjuntak: Pimpinan UGM Bak Rezim Politik

Saya sesalkan sikap UGM tersebut. Kampus telah kehilangan identitasnya sebagai "University" dimana, Kampus adalah rumahnya diversity (perbedaan, Keberagaman) pandangan lahir. Tempat dimana pikiran diadu. 

Kapolda DIY tak Terlibat Abdul Somad Ditolak UGM

KONFRONTASI - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyatakan tidak terkait langsung dengan acara kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) di Universitas Gajah Mada (UGM) yang mengalami penolakan.

Begitu yang disampaikan Kapolda DIY Irjen Ahmad Dofiri di Mapolda DIY, Condongcatur, Sleman, DIY, Kamis (10/10).

“Ini kan kebijakan yang punya tempat (UGM), kalau masalah (penolakan) begitu. Kepolisian dalam hal ini tidak terkait langsung dengan itu. Jadi lebih kepada kebijakan yang punya tempat seperti itu,” jelas Dofiri.

Klarifikasi Lengkap Abdul Somad Soal Tudingan Penista Agama

KONFRONTASI -  Penceramah Abdul Somad (UAS) mengaku mengetahui dirinya telah dilaporkan oleh Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kepolisian Daerah NTT terkait dugaan penistaan agama.

Melalui video yang diunggah FSRMM TV di kanal Youtube pada Ahad, 18 Agustus 2019, Somad memyampaikan klarifikasi. Berikut ini klarifikasi UAS dalam ceramah yang dilakukan di Desa Simpang Kelayang, Masjid At-Taqwa pada Sabtu, 17 Agustus 2019.

MUI: Kedepankan Musyawarah Soal Polemik Abdul Somad

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi menyarankan agar para pihak terkait persoalan Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk menempuh jalur musyawarah dengan mengedepankan semangat kekeluargaan dan persaudaraan.

Ini Klarifikasi Ustad Somad Terkait Tuduhan Penistaan Agama

KONFRONTASI- Sekelompok orang atas nama Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan telah melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT pada Sabtu (17/8). Mereka beralasan, Ustaz Abdul Somad diduga telah menghina lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam dalam video yang tersebar via media sosial.

Sowan ke Habib Luthfi, Ustaz Abdul Somad Dapat Julukan Syekh

KONFRONTASI -  Dai kondang Ustaz Abdul Somad atau sering disebut UAS mendapat panggilan dan juluk

Ustad Abdul Somad (UAS) menjawab, "Tunggu HRS."

KONFRONTASI- Sikap Ustad Abdul Somad (UAS) adalah mendukung keputusan ummat Islam untuk perubahan. Yang terbaik bagi ummat Islam adalah yang mendapat dukungan UAS.

Seseorang bertanya ke Somad, "TGB dukung Jokowi 2 periode? Innalillah... Kecewa kita," demikian orang itu mengirimkan pesan WhatsApp ke Somad. Namun Somad hanya singkat menjawab, "Tunggu HRS."

Seseorang tersebut kemudian memungkasi pertanyaan ke Somad dengan kalimat bahasa Arab, "Sami'na wa atha'na (Kami mendengar dan kami taat)."

Ini Alasan Banyak Orang Suka dengan Ustad Somad

KONFRONTASI-Peneliti Pusat Penelitian Kemasyarkatan dan Kebudayaan LIPI Wahyudi Akmalia memberikan beberapa alasan mengapa Ustad Abdul Somad (UAS) disukai masyarakat salah satunya dia menggunakan media sosial dan menampilkan interaksi dengan umatnya.

"Dari setiap video UAS ada interaksi dan tanya jawab yang muncul di situ. Hal itu membangun kedekatan dengan pendengarnya," kata Wahyudi dalam seminar Mediatisasi Agama di Ruang Publik di Jakarta pada Senin.

Ustad Somad Diperiksa Polisi Terkait Kasus Penghinaan Jony Boyok

KONFRONTASI-Ustad Abdul Somad atau UAS diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sebagai saksi korban atas kasus dugaan penghinaan terhadapnya di media sosial Facebook.

UAS diduga dihina oleh pengguna akun Facebook, Jony Boyok. Pelaku diamankan laskar FPI, kemudian diserahkan ke polisi.

Ini Alasan Ustad Shomad Tak Lapor Polisi Meski Diintimidasi

KONFRONTASI-Rangkaian dakwah Ustaz Abdul Somad di beberapa daerah terpaksa dibatalkan lantaran adanya ancaman dan intimidasi. Sejumlah kalangan pun menyarakan Somad melapor ke polisi agar aksi persekusi tak sebatas direspons lewat 'curahan hati' (curhat) di media sosial.

Mabes Polri telah berulang kali menyarankan Somad membuat laporan ke polisi. Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto pada Selasa (3/9), mempersilakan ustaz kondang itu untuk melapor.

Pages