Skip to main content
x

Salary Anggota Dewan

OPINI:  NKRI adopsi Demokrasi. Ga sempurna. Democracy bukan sistem terbaik. "The worst form of government except all those other forms that have been tried from time to time,” kata PM Wiston Churchill.

Dari Demokrasi, turun ke Montesquieu's Trias Politica, Separation of powers, pemisahan kekuasaan. Eksekutif, Legislative, & judicial. Check & balances.

Tugas Legislator paling penting adalah "Control over the Executive": mengimbangi presiden supaya ngga menjadi diktator. Selain menulis legislasi. Anggota Dewan ikut menentukan Minimum wage, overtime pay, recycling mandates, dan bahkan masalah perpakiran.

Background Legislator idealnya kaum intelektual. Mendekati apa yang disebut political philosopher David Estlund dengan istilah "epistocracy" i.e. “government by the knowledgeable".

Satu-dua Anggota DPR-RI masuk kategori "Tokoh Nasional". Mayoritas ngga gitu. Hanya dikenal oleh konstituen-nya di Dapil.

Tanpa diketahui media, Anggota Dewan kerap membantu & melayani konstituen-nya. Yang sakit, yang dipersekusi oknum aparat, dan lain-lain. Mereka adalah media "Expression of Public Opinion". Menyuarakan aspirasi masyarakat yang diwakili. Kinerja Anggota Dewan dinilai dari situ. Mestinya Legislator bersama warga Villa Taman Meruya melawan Gubernur Anies Baswedan yang memaksakan diri membangun ruma ibadah di area RTH. Tapi warga demonstrasi sendiri. Ke mana legislator lokal yang dulu kampanye di situ?

Waktu Anggota Dewan sebenarnya 24 jam buat rakyat. Ga ada libur. Kadang rapat partai sampai pagi. Fungsi, arti-penting, dan prestiges Legislator dihargai dengan salary tinggi. Money flows in the direction of value. Legislator New York dibayar ​$174,000 per tahun. Sekitar 2.6 milyar. Kerja part-time. Masi bole berbisnis.

Nigeria merupakan negara paling tinggi mengupah legislatornya. Sekitar 50x lebi besar GDP per capita. Hasil riset Peverill Squire, a political science professor at the University of Missouri, menyimpulkan: "Higher salaries improve lawmakers’ performance in office". Higher salaries menarik kompetisi. Rakyat diberi banyak pilihan kandidat berkualitas. Anggota DPR-RI sebetulnya kasihan.

Tugas melayani masyarakat setiap hari. Gajinya kecil. Hanya 16 juta per bulan plus tunjangan 59 juta. Organisasi mahasiswa mau kongres, minta sumbangannya ke Anggota Dewan. Dana Aspirasi & Kunjungan sepenuhnya kembali kepada konstituen. Ngga masuk kantong sendiri. Dikonversi jadi banyak kegiatan. Bikin vaksinisasi, sembako, hewan qurban, pendidikan-pendidikan politik, acara lomba, khitanan massal dan lain sebagainya. Peluh. Lelah. Kecapean. Ga ada waktu libur. Makanan sehari-hari Anggota DPR-RI.

Jadi obyek caci-maki kaum radikal yang anti demokrasi. Satu orang ketangkep korupsi, seluruh legislator dicap brengsek. Tapi mereka ngga perna ngeluh. Segala caci-maki ditelan sendiri. Aktifitas Pro Rakyat seperti Satgas Lawan Covid-19 dianggap biasa. Gaji kecil kadang harus rogoh kantong sendiri ngga perna disadari masyarakat. Publik mesti belajar menjadi adil sejak dalam pikiran. THE END (Redaksi2/)