Skip to main content
x

Nih, Lima Fakta tentang Negara Israel, Termasuk Pernah Tawari Albert Einstein Jadi Presiden

KONFRONTASI  -    Konflik yang terus berlangsung antara Israel dan Palestina membuat banyak orang berpikir bahwa Israel merupakan negara penjajah.

Pemikiran semacam itu memang tidak sepenuhnya salah. Apalagi jika mengingat bahwa sejak menyatakan kemerdekaannya pada 14 Mei 1948, Israel terus memperluas batas wilayah negaranya melebihi batas wilayah yang ditentukan oleh Rencana Pembagian Palestina.

Sejak saat itu, Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, menyebabkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut sampai saat ini.

Bicara soal Israel, ada sejumlah fakta menarik tentang negara yang satu ini.

Berikut adalah 5 fakta tentang negara Israel seperti dikutip KabarLumajang.com dari tayangang video yang diunggah di kanal Warna Dunia pada 29 Agustus 2020.

1. Bahasa Arab

Sebagai negara dengan mayoritas orang Yahudi, Israel ternyata tidak hanya menggunaka bahasa Ibrani sebagai bahasa resmi mereka.

Bahasa Arab juga menjadi bahasa resmi kedua di Israel. Bahkan Israel memiliki sekolah khusus untuk mempelajari bahasa Arab.Bahasa Arab di sekolah khusus ini dipelajari dengan sangat mendalam. Bahkan mereka juga mempelajari kebudayaan Arab dan secara tidak langsung juga sedikit mempelajari teentang agama Islam.

 

2. Albert Einstein Ditawari Jadi Presiden

Siapa yang tidak kenal dengan Albert Einsten. Fisikawan penggagas teori relativitas ini ternyata pernah ditawari untuk menjadi pemimpin tertinggi engara Israel tanpa harus melewati proses pemilu maupun proses politik lainnya.

Namun Einstein menolak tawaran tersebut dengan halus, dan memilih untuk tinggal di Amerika Serikat.

3. Menghukum Penghina Nabi Muhammad SAW

Seperti diketahui, berdasarkan putusan Liga Bangsa-Bangsa pada 1947, Israel dibentuk sebagai "Negara Yahudi."

Namun siapa yang menyangka jika Israel ternyata pernah menghukum warganya yang kedapatan menghina Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun 1997, seorang warga Israel kepergok menggabar Nabi Muhammad SAW untuk menunjukkan kebenciannya terhadap Islam.Tidak disangka, pengadilan Israel justru mengjatuhkan hukuman pada penghina Nabi Muhamma SAW tersebut.

4. Orang Yahudi dan Muslim Pernah Saling Bantu

Melihat bagaimana konflik antara Israel dan Palestina saat ini, tampaknya sulit untuk membayangkan bahwa orang Yahudi dan Muslim bisa memiliki hubungan yang harmonis.

Namun ada suatu peristiwa ketika peristiwa dimana ada sebuah keluarga Yahudi yang diselamatkan oleh keluarga Muslim dari peristiwa holocaust dimana pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler melakukan pembantaian besar-besaran terhadap bangsa Yahudi.

Bertahun-tahun berlalu sejak peristiwa itu, keluarga muslim itu pun kemudian menghadapi genosida di Bosnia.

Namun mereka berhasil selamat berkat bantuan tentara Israel.

 

5. Ada Sekte di Israel yang Dukung Kebebasan Palestina

Penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina telah mendapat kecaman dari dunia internasional.

Tidak hanya itu, bahkan ada sekelompok orang Israel sendiri yang secara terang-teragan mendukung kebebasan Palestina.Ada salah satu sekte yang menentang misi Israel untuk menguasai Palestina sepenuhnya.

Sekte tersebut mendukung kebebasan Palestina dengan meyakinkan bahwa bangsa Yahudi tidak boeh mencabut tanah yang dijanjikan sebelum sebelum sang juru selamat datang.

Sekte tertua di Israel ini bahkan menginginkan pembubaran negara tersebut secara damai. Mereka meyakini bahwa sekarang bukan saatnya negara Israel terbentuk. (Juft/KABARLUMAJANG)

NID
195433