Skip to main content
x

Gubernur Sumbar Terima 150 Turis China Dari Wuhan, Warga Protes di Medsos, Begini Penjelasannya

KONFRONTASI - Sebanyak 150 turis dari Kota Kunming, Provinsi Wuhan, China, masuk ke Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Mereka mendarat pada Minggu (26/12020) sekitar pukul 06.24 WIB.

Kedatangan 150 turis asing asal China ini disambut langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di BIM.

"Kami ucapkan selamat datang di Sumatera Barat. Selamat menikmati pesona alam, semoga anda senang dan terhibur selama berada di sini," katanya saat dikonfirmasi KOMPAS.com, Minggu.

Rencananya 150 turis asal Kunming ini akan melawat ke sejumlah destinasi wisata di Sumbar selama lima hari.

Mereka akan mengunjungi daerah Pariaman, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang dan Kawasan Mandeh.

"Kehadiran turis ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar," katanya.

Diprotes di medsos

Melansir dari Kompas.coom, Minggu (26/1/2020), kedatangan para turis itu pun menuai cibiran dari warganet salah satunya @dedetsaugia yang membagikan postingannya di media sosial Twitter.

“Sambutan selamat datang dari pakgub @irwanprayitno kepada wisatawan China pagi ini #VirusCorona,” tulisnya sembari menyertakan ekspresi menangis Beberapa warganet ikut mengomentari postingan tersebut.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul 150 Turis China Disambut Gubernur Sumbar, Warga Protes di Medsos, Begini Penjelasannya, https://bali.tribunnews.com/2020/01/28/150-turis-china-disambut-gubernur....

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari “Wahai bapak @irwanprayitno yang terhormat,apakah anda tau kalau hari ini di China sedang ada virus Corona?apa bapak mau warga kota Padang kena virus semuanya?tolonglah pak,bapak pasti nonton berita atau baca koran kan?kenapa masih dikasih masuk paakkk??!!!” komentar akun @olengpeople.

“Wow tidak pakai masker. Keren,” tulis akun @widianingrum.

“Ngeyel dikasih tau.. neeh dipancis yang alatnya lbih canggih aja tuh virus lolos.." ujar akun @SevenSeas87.

Lewati thermal scanners

Humas BIM Fendrick Sondra mengatakan, sebelum diperbolehkan keluar dari bandara, seluruh turis tersebut telah melewati alat pemeriksa suhu tubuh (thermal scanners).

"SOP nya saat ini semua penumpang harus melalui thermo scanner. Ini karena adanya wabah virus corona. Dari hasil pemeriksaan, semua turis itu aman," katanya, saat dihubungi Kompas.com.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, seluruh turis asal China itu tidak ada yang dicurigai terjangkit virus corona.

Dinas Kesehatan Sumatera Barat juga tidak mengkarantina seluruh turis karena dianggap tiba dalam keadaan sehat.

"Karena tidak ada yang dicurigai maka tidak ada yang diisolasi. Semuanya aman," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan mengatakan, pihaknya sudah meningkatkan kesiagaan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul 150 Turis China Disambut Gubernur Sumbar, Warga Protes di Medsos, Begini Penjelasannya, https://bali.tribunnews.com/2020/01/28/150-turis-china-disambut-gubernur....

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari "Saat ini di BIM sudah ada thermo scanner sebagai alat pemindai suhu tubuh untuk mendeteksi virus corona," jelasnya.

Gubernur tak khawatir

Gubernur Sumbar Irwan mengaku tidak khawatir dengan kedatangan 150 wisatawan asal China.

Pasalnya, seluruh turis itu masuk sesuai dengan prosedur.

"Jadi tidak boleh menolak orang datang kalau syaratnya lengkap, selain itu juga sudah dilakukan antisipasi dengan melakukan pemeriksaan ketat," kata Irwan setelah menyambut para turis asal China di BIM, Minggu.

Kedatangan para turis ini sudah dijadwalkan sebelum merebaknya virus corona yang terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Terkait sambutannya, Irwan mengatakan hal itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menarik wisatawan asing lain untuk datang.

Sementara itu, PT Marawa Coporate yang bekerja sama dengan Cocos Tour selaku biro perjalanan yang mendatangkan wisatawan China memastikan mereka yang akan berkunjung tidak terjangkit virus corona.

Pimpinan PT Marawa Corporate Darmawi mengatakan seluruh WN China berangkat dari Bandara Kunming di Provinsi Yunnan yang berada di kawasan pegunungan China melalui penerbangan langsung dalam waktu empat jam perjalanan.

Menurut dia, lokasi tersebut jauh dari Wuhan yang berjarak sekitar 19 jam perjalanan.

Para turis yang akan berangkat ke Sumatera Barat juga harus melalui pemeriksaan di Bandara Kunming.

Darmawi menerangkan hingga saat ini Bandara Kunming masih membuka penerbangan luar negeri dan artinya lokasi itu tidak terpapar virus corona.

Wagub minta kunjungan turis asal China dipercepat

Kedatangan 150 turis asal China yang berkunjung ke Sumbar ditolak masyarakat.

Pasalnya, keberadaan turis tersebut merupakan negara yang jadi tempat pertama kali munculnya virus corona.

Adanya penolakan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pun meminta kunjungan 150 wisatawan di provinsinya dipercepat.

"Ini kan menyangkut hubungan luar negeri. Jadi kita sedang bernegosiasi dengan pihak China dan travel agen agar kunjungannya di Sumbar dipersingkat saja," katanya yang dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Selain itu, Nasrul juga ingin menunda kunjungan dua kelompok wisatawan China lainnya yang dijadwalkan ke Sumatera Barat.

"Ini kan sudah ada penolakan dari masyarakat. Jadi untuk kunjungan berikutnya kita tunda dulu," katanya.

Sumber: KOMPAS.com (jft/Tribun)

 

 

 

 

NID
174805