Skip to main content
x

Gebrak Menilai Jokowi-Maruf Gagal. Ekonomi Rakyat Terpuruk

KONFRONTASI- Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menilai dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin gagal dan tidak bisa mensejahterakan rakyat.

''Kami menilai Jokowi-Marufi gagal merealisasikan janji  mensejahterakan rakyat. Ekonomi rakyat  terpuruk, hancur, dan pengangguran meluas,'' kata  aktivis Gebrak.

Daya beli rakyat luruh, para sarjana nganggur, dunia usaha rontok dan utang BUMN, swasta dan utang negara bertumpuk tumpuk, kata pernyataan Gebrak Selasa ini di Jakarta,.

Sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI)  telah mengevaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin yang dinilai gagal merealisasikan sejumlah janji kampanye.

rr

Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra mengatakan janji Jokowi-Maruf memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi justru sebaliknya, melemahkan lembaga antirasuah itu dengan revisi UU KPK.

"Ditambah dengan penyusunannya yang hanya memakan waktu 13 hari dan enggannya Jokowi untuk menerbitkan Perppu yang dapat membatalkan UU KPK kendati mendapat desakan dari berbagai elemen masyarakat, membuat pengesahan revisi UU KPK sangat problematik, Alhasil, kinerja KPK pun menurun pasca revisi UU KPK," kata Leon, Kamis (21/10/2021).

Masalah kedua, kebebasan berekspresi dan berpendapat yang termaktub dalam Pasal 28E Undang-Undang Dasar 1945 sangat berbanding terbalik dengan keadaan di masyarakat selama Jokowi-Maruf memimpin.

(sumber2)