Skip to main content
x

DPR Dorong Polisi Tuntaskan Kasus Ivan Haz

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mendorong sepenuhnya penegak hukum segera menuntaskan persoalan hukum yang melibatkan anggota Fraksi PPP Ivan Haz  yang juga anak mantan wapres Hamzah Haz. Jika terbukti bersalah, maka Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga bisa memberikan sanksi yang sesuai dengan pelanggarannya.

“Kasus Ivan Haz, masih memasuki wilayah-wilayah hukum, perkaranya tentu akan ditindaklanjuti  aparat penegak hukum. Oleh karena itu marilah kita memberikan dorongan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dalam hal ini masih ditangani oleh kepolisian, kepolisian tentunya akan memanggil, meminta klarifikasi dan lain sebagainya sehinga kasus ini masih pada wilayah hukum, dan pelanggarannya‎ pun ada di penggunaan narkoba,” ujar Agus di gedung DPR, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Agus mengatakan DPR akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada alat penegak hukum dan BNN untuk menegaskan aturan tersebut. Bahkan meski itu anggota dewan, menteri, bahkan siapa saja, yang melakukan pelanggaran dalam hal narkoba.

“Narkoba adalah pelanggaran extraordinary crime‎, maka tentu pelanggaran ini mesti ditindak dengan setegas-tegasnya. Sehingga ini masih bergukir di wilayah hukum. Sehingga kita harus berika dukungan seluas-luasnya, dorongan sebaik-baiknya. Tentu bila proses ini sudah berjalan, Ivan Haz akan menghadapi MKD. Di mana MKD tadi di sini adalah sifatnya intern, kasus hukum terbukti dengan clear, maka MKD bisa memberikan sanksi keras yaitu berupa pemecatan,” jelasnya.

Saat disinggung, terkait ada wacana untuk tes uribe pejabat narkoba, Agus menjelaskan nanti kalau memang ada permintaan secepatnya dilaksanakan. Dirinya juga sudah mendengar yang ingin melaksanakan tes urine, mengetahui masalah narkoba untuk masalah dewan.

“Kalau saya siap. Hari ini saya juga siap. Kalau ini bisa memberikan jaminan kepercayaan kepada masyarakat, karena untuk menjaga amanah rakyat itu harus bersih dari narkoba,” pungkasnya. (LNSI/AR)

NID
68986