19 September 2019

AS, Uni Eropa, Vatikan dan Dunia Internasional Melihat & Mengetahui Kecurangan Pemilu Ini, ungkap Aktivis dan Analis

KONFRONTASI- Daulat rakyat dan Prabowo Subianto  terus dicurangi secara luar biasa, bangsa kita pun dipermalukan sedemikian rupa dengan kecurangan brutal dalam pemilu kini, dan  semua itu  jadi pengetahuan umum para jurnalis, pemantau, diplomat/ pemimpin Uni Eropa, Amerika Serikat, Vatikan, Jepang dan dunia internasional. Mata dan telinga AS, Uni Eropa dan dunia internasional itu melihat langsung bahwa antusiasme, semangat rakyat dan euphoria rakyat untuk Prabowo sebagai presiden 2019 sangatlah luar biasa, sehingga kita khawatir, kalau kecurangan memaksakan Joko widodo menang via KPU, maka bakal jadi  musibah politik yang membuat dunia internasional tidak menerima dan tidak mengakuinya. Akibatnya, rakyat akan meminta AS/Uni Eropa, Mahkamah Internasional dan kekuatan Barat/sekutunya untuk bertindak sesuai hukum internasional  dan HAM akibat hancurnya demokrasi dan daulat rakyat kita. Sekedar contoh kecurangan yang masssal/masif  yang sangat memprihatinkan kita (banyak sekali contoh kasus curang),, di sini salah satu bukti video soal kecurangan yang beredar di masyarakat  kita itu::

https://www.youtube.com/watch?v=SgmRB4YcLX4&feature=youtu.be

Demikian pandangan Bennie Akbar Fatah (aktivis senior Gerakan 1998 dan mantan pimpinan KPU era Presiden Habibie), Nehemia Lawalata (tokoh Persatuan Alumni GMNI) dan Herdi Sahrasad (dosen Senior Universitas Paramadina dan aktivis pergerakan 1998) untuk mengingatkan para petugas, aparat, elite, politisi dan petinggi pemerintah Jokowi agar eling, jujur, adil, mawas diri dan hati-hati.

Hasil gambar untuk herdi dan lawalata

‘’AS/Uni Eropa, Vatikan dan dunia internasional melihat langsung bagaimana daulat rakyat, demokrasi dan Prabowo dizalimi, dicurangi,  namun  Kemenangan Prabowo-Sandi sudah sangat dahsyat dan Jokowi niscaya kalah telak. Kita cinta bangsa dan demokrasi kita, jangan sampai tercabik-cabik, ‘’ ujar Lawalata..

‘’Kita eman dan sayang bangsa dan pemerintah.negara kita ini, mari berlomba kebajikan, dan  jangan sampai daulat rakyat dirusak parah,  kita ingin masyarakat  sabar, dan terus menjaga/mengawal/mengawasi C-1 dalam proses perhitungan oleh KPU/KPUD.  Masyarakat pro-Prabowo jangan terpancing dan jangan terprovokasi rusuh. Kalau pemilu pilpres jurdil, maka Prabowo pasti menang telak karena mayoritas rakyat telah memilih Prabowo, bukan joko widodo,’’ ujar Bennie maupun Herdi.(KF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...