19 June 2018

Timses: Rustriningsih Vitamin Baru Prabowo-Hatta

KONFRONTASI-Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meyakini bergabungnya mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih, dapat menambah perolehan suara pasangan presiden nomor urut satu itu di Jawa Tengah.

"Dia dicintai di Jawa Tengah dan akan jadi vitamin baru. Bohong kalau dibilang tidak menambahkan suara," kata Juru Bicara Tim Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 2 Juli 2014.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu menegaskan bahwa Rustri sudah benar-benar bergabung mendukung Prabowo-Hatta. "Kalau tidak bergabung, masa ada ancaman akan dipecat (sebagai kader PDIP)," ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Sidarto Danusubroto, menyatakan sebaliknya. Menurut dia, bergabungnya Rustri ke kubu Prabowo-Hatta tidak bisa menambahkan suara signifikan untuk mantan Danjen Kopassus itu.

"Kalau 10-20 teman (yang diajak mendukung Prabowo-Hatta) itu biasa, tapi kalau jutaan suara itu tidak mungkin. Di Pilkada Jawa Tengah saja dia tidak berpengaruh," kata Sidarto.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu juga mempersilakan jika Rustriningsih ingin bergabung dengan Partai Gerindra.

Sudah Dipecat
Saat dikonfirmasi VIVAnews Selasa kemarin, Rustriningsih mengaku sudah dikucilkan oleh PDIP sejak 2010. Ketika itu dia berniat mencalonkan diri sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Jateng dalam Musyawarah Daerah PDIP Jateng.

"Sejak itu, saya sudah merasa tidak dilibatkan dalam berpartai. Tapi, saya menahan diri dan diam saja. Prinsip saya, saya tak akan keluar dari PDIP sampai partai memecat saya," kata Rustriningsih.

Alih-alih langsung memecat Rustri, PDIP malah memecat suaminya, Soni Achmad Saleh Noorjatno. Soni dipecat pada Februari 2014 melalui Surat Keputusan Nomor 393/KPTS/DPP/II/2014 tertanggal 27 Februari 2014 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo.

Menurut Rustri, dalam SK tersebut tidak dijelaskan apa kesalahan yang dilakukan suaminya. "Sejak saat itu pun saya yakin juga sudah dipecat," kata mantan Bupati Kebumen yang bergabung dengan PDIP sejak tahun 1990-an itu.

Itu sebabnya ketika salah satu pendukungnya, Sujarwadi, mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Rustri membiarkannya.

"Saya tidak bisa mencegah atau mendukung. Namanya pendukung, mereka punya hak. Apalagi status saya juga tak jelas. Dianggap kader tapi tak pernah dijawil saat partai punya gawe, dipecat tapi tak pernah tahu surat pemecatannya," kata Rustriningsih.

Rustri pun tak bisa menolak rencana kedatangan Prabowo dan timnya ke rumah dia. Diawali dengan kedatangan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD, kemudian Hatta Rajasa pada Rabu, 2 Juli. Terakhir, Prabowo Subianto akan berkunjung ke kediaman Rustri pada Kamis, 3 Juli.

"Kebetulan hari itu (3 Juli) ulang tahun saya, jadi mungkin ada beberapa kawan saya yang mewakili tiap wilayah," ujar Rustriningsih. Siapa pun, ujar Rustri, boleh datang dan bersilaturahmi ke rumahnya. (warche)

Category: 
Loading...