26 April 2019

Survei Median: 4 Bulan Sebelum Pemilu, Prabowo-Sandi Merangkak Naik Dekati Jokowi-Ma'ruf Amin

KONFRONTASI -  Survei Median terbaru menyebutkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merangkak naik, memperpendek jarak perolehan suara dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.


Dalam rilis survei nasional Median pada Januari 2019, di Jakarta, Senin, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih 47,9 persen suara responden, sementara Prabowo-Sandiaga meraih 38,7 persen.

Direktur Eksekutif Rico Marbun dalam rilis survei tersebut mengungkapkan, kondisi tersebut semakin mempeperpendek jarak selisih elektabilitas kedua kandidat.

Median mendapati, suara pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam survei periode Januari 2019 relatif stagnan dibandingkan pada medio November 2018 yang meraih 47,7 persen atau hanya naik 0,2 persen.

Sementara pasangan calon Prabowo-Sandiaga pada medio November 2018, medapatkan raihan suara 35,5 persen, atau meningkat 3,2 persen pada Januari 2019.

Dengan demikian, pada survei Januari 2019, jarak antara keduanya telah satu digit menjadi 9,2 persen, sementara pada November 2018, jarak elektabilitas kedua pasangan sebesar 12,2 persen.

Sedangkan responden yang belum menentukan pilihan dalam survei di Januari 2019 sebesar 13,4 persen, menurun bila dibandingkan pada November 2018 yang sebesar 16,8 persen.

Sementara itu, seperti dilansir Antara, survei Median mendapati jarak keunggulan Jokowi atas Prabowo di Pulau Jawa menurun dari 16 persen pada November 2018 menjadi 11,8 persen pada Januari 2019.

Pada November 2018, Jokowi-Ma'ruf meraih 48,7 persen suara responden. Sedangkan pada Januari 2019, raihan Jokowi-Ma'ruf menurun menjadi 47,4 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga pada Januari meraih suara 35,6 persen, meningkat dibanding November 2018 yang meraih suara 32,7 persen.

Di luar pulau Jawa, suara raihan Jokowi-Ma'ruf meningkat, bila pada November 2018 meraih 46,6 persen, maka pada Januari 2019 menjadi 48,9 persen.

Begitu pula dengan pasangan calon Prabowo-Sandiaga, bila pada November 2018 suara raihan sebesar 39,6 persen, maka pada survei Januari 2019 didapati 42,9 persen.

Survei median yang pengambilan datanya pada 6 - 15 Januari 2019 dengan 1.500 responden tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,5 persen.
 

Ganti Presiden

Sebelumnya,  Mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli (RR) tidak percaya dengan hasil sejumlah lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi-Maruf Amin menang atas Prabowo-Sandiaga di atas 20 persen.

Pada dasarnya, kata Rizal, rakyat sudah kesal dengan kondisi ekonomi saat ini. "Saya bilang sama Prabowo: Seandainya Mas Bowo menang, belum tentu karena timnya Mas Bowo hebat. Tapi rakyat sudah sebel saja ekonomi susah. Pingin perubahan, yang penting ganti (presiden) dulu dah! Urusan berikutnya belakangan," kata Rizal di Surabaya, belum lama ini.

Dengan kondisi ini, Rizal menduga hingga April 2019 akan banyak perubahan dan kejutan. Apalagi keinginan rakyat untuk perubahan begitu kuat.(Jft/Hanter)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...