6 December 2019

Solusi Rizal Ramli Bangkitkan Ekonomi Batam

KONFRONTASI- Negarawan dan Ekonom senior Rizal Ramli punya resep jitu (gagasan dan solusi) bangkitkan gairah ekonomi untuk mengembalikan Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi Indonesia wilayah timur.

"Kembalikan BP Batam seperti dulu, sehingga tidak terjadi gesekan dan tumpangtindih kebijakan, sehingga pengusaha dan investor tidak bingung dan mendapat kepastian hukum yang jelas," kata Rizal, mantan menko ekuin Presiden Gus Dur dan mantan Menko Kemaritiman Presiden Jokowi  di Surabaya ditulis Kamis (3/8/2017).

Menurut RR, sapaan akbrabnya, jika pemerintah ingin mewujudkan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) di Batam, sebaiknya dibikin di daerah yang khusus dan belum banyak penghuninya.

"Jadikan Barelang sebagai kawasan KEK, wilayahnya luas, kondisinya pun masih alami, sehingga lebih gampang ditata, jangan di Batamnya, karena pasti akan bersinggungan dengan Pemerintahan Kota Batam," ucap dia.

Rizam Ramli menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah pengembalian terhadap kebijakan dan pembagian wewenang pemerintahan di Batam.

Pemimpin BP Batam harus mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, dengan Wali Kota Batam dan Gubernur Kepri, sehingga bisa menjalankan kebijakan pemerintah pusat dengan baik dan benar.

"Bukan malah bertolakbelakang, itu sudah tidak benar namanya," tegas Rizal Ramli.

Bukti konkrit Rizal Ramli di Aceh

Salah salah satu bukti konkritnya adalah Aceh. Pada tahun 2000-an, Rizal menginisiasi pembentukan Perusahaan Derah Air Minum (PDAM) yang diperuntukkan rakyat Aceh. 

Dengan begitu, masyarakat Sabang mampu menjual bahkan mengeskpor air bersih. 

"Kita tahun 2000-2001 bikin PDAM untuk penduduk Sabang dan bisa dijual dan ekspor air bersih ke kapal tanker dan niaga yang lewat selat Malaka, jauh lebih murah dari beli air di Singapura," ungkap Rizal.

"Rakyat Aceh sudah banyak menyumbang republik ini sejak sebelum Indonesia merdeka, mengapa setelah kita merdeka tidak memberi sedikit kesenangan untuk rakyat Aceh," ujar Rizal Ramli.

Dan kesenangan yang diberikan oleh pemerintah itu adalah, izin impor mobil bekas yang hanya dapat digunakan di Sabang saja.

Dengan masuknya mobil impor dan murah itu, pertumbuhan ekonomi di Sabang bergerak positif dan masyarakat Aceh pun senang. (seb/btd)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...