Soal Omnibus Law, Rizal Ramli: Jangan-Jangan Pemerintah dan DPR-RI/Golkar hanya Ngalor-Ngidul Menggantang Asap

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli  (RR) memperingatkan keras pemerintah dan DPR-RI bahwa seandainya UU Omnibus Law,, yang  gombal itu disyahkan, maka masih banyak persoalan dan pertanyaan. '' Berapa % peningkatan pertumbuhan ekonomi,  berapa US$ milyar investasi,  berapa juta lapangan kerja baru tahun 2020-2022 ? Dan banyak lagi persoalan,'' kata RR.

''Jangan-jangan DPR-RI, Menko Ekuin Airlangga Hartatrto/Partai Golkar  hanya ngalor-ngidul menggantang asap,'' tegas RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli  tak percaya Omnibus Law yang digadang-gadang Presiden Joko Widodo bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen.

"Saya nggak percaya, pemerintah saja tidak pernah ngasih angka prediksi pertumbuhan investasi dan lapangan kerja. Kasih angkanya dong. Mohon maaf jika omnibus law dipaksakan lolos menjadi undang-undang, perekonomian Indonesia hanya mandek di angka 4 persen," kata Rizal Ramli di Surabaya, Minggu (KOMPAS, 8/3/2020).

Permasalahan utama yang harus diselesaikan pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi menurut dia adalah, bagaimana membersihkan birokarasi yang korup.

"Saat saya jadi menteri keuangan semua pejabat terus saya kasih tugas agar mereka tidak punya waktu untuk bertemu pengusaha," ujarnya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...