Sebelum Lengser, Ini Pidato Perpisahan Donald Trump Bernada Damai dan Menantang

KONFRONTASI -    Pada Selasa (20/1/2021) menjadi hari terakhir Donald Trump menjabat penuh sebagai presiden Amerika Serikat ( AS), sebelum Joe Biden dilantik pada Rabu (20/1/2021). Presiden ke-45 AS itu menyampaikan pidato perpisahan dari Gedung Putih pada malam sebelum hari pelantikan Joe Biden. Baca juga: FBI Turun Tangan Cegah Penyusup Masuk dalam Garda Nasional untuk Pelantikan Biden Saat diblokir dari akses akun media sosial pribadinya, Trump memberikan nada damai tetapi menantang dalam video yang dirilis melalui akun media sosial resmi pemerintah.

"Kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan di sini, dan lebih banyak lagi," kata Trump seperti dilansir BBC pada Selasa (19/1/2021). "Saya mengambil pertempuran yang sulit, pertarungan yang paling berat, pilihan yang paling sulit, karena itulah yang Anda pilihkan untuk saya lakukan," ucapnya. Kemudian, ia memperingatkan bahwa "bahaya terbesar" sekarang di hadapan negara ini yaitu "kehilangan kepercayaan pada kebesaran nasional kita". 

Presiden berusia 74 tahun itu menjalankan jabatannya, dari "melawan sampai China tidak seperti sebelumnya" hingga "serangkaian kesepakatan damai di Timur Tengah". Dia menambahkan, "Saya sangat bangga menjadi presiden pertama dalam beberapa dekade yang tidak memulai perang baru."

Merujuk pada kerusuhan di Capitol AS pada 6 Januari, dia berkata, "Semua orang Amerika merasa ngeri dengan serangan di Gedung Capitol... Itu tidak pernah bisa ditoleransi." Trump mengakui bahwa pemerintahan baru akan menjabat, tetapi ia berkata, "Saya ingin Anda tahu bahwa gerakan yang kami mulai baru saja dimulai."(Jft/KOMPAS)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...