25 June 2018

Satu-satunya Aktor Utama Bisa Kembalikan Perekonomian Indonesia adalah Rizal Ramli

KONFRONTASI -  Jonathan, aktivis reformasi menjelang kejatuhan Soeharto menilai ekonom senior Dr. Rizal Ramli sebagai orang yang paling layak menjadi aktor utama dalam upaya memperbaiki perekonomian Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat ngopi bareng bersama Rizal di Restoran Kopi Es Tak Kie, Glodok, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, Rizal sekarang perlu kembali lagi, back lagi. Kendati kata dia, meski Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terpilih sebagai menteri terbaik di dunia dalam ajang World Government Summit, kondisi ekonomi Indonesia masih saja tertatih. Ditandai dengan makin melebarnya kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin.

“Sampai saat ini ya kita lihat kondisi ekonomi kita yang atas yang bawah tanya saja (ke pedagang) di Glodok ini. Ibu Sri Mulyani dipuji oleh luar negeri, kembali ke Indonesia, tidak dipujilah di Indonesia. Belum waktunya, kenapa, karena banyak yang teriak, menjerit,” ujarnya.

Karena kondisi ekonomi makin sulit, orang Indonesia yang kaya jadi ogah menginvestasikan uangnya di dalam negeri. Mereka lebih memilih mendulang keuntungan dengan berinvestasi di luar negeri.

Sementara itu ucapnya, usaha mikro kecil dan menengah yang notabene memiliki modal yang terbilang kecil terpaksa tetap mengais rezeki di dalam negeri hanya untuk bertahan hidup.

“Kalau yang punya uang banyak ratusan miliar pikir-pikir dulu bisnis di Indonesia. Nah kalau yang bawah ya mau tidak mau dia berjuang bagaimana untuk hidup, makan. Sekarang dia (rakyat) tidak mau ribut saja, malas ribut. Ini berusaha cari duit bagaimana kenyang perut,” papar Jonathan.

Oleh karena itu, ujar Jonathan, Rizal Ramli mantan Menteri Perekonomian di era Presiden Gus Dur pantas dijadikan sebagai penggerak ekonomi Indonesia.

“Saya kira ini kesempatan yang baik untuk Pak Rizal Ramli. Saya kenal beliau sudah cukup lama sih, jadi saya di belakang saja. Satu-satunya untuk memperbaiki ekonomi Indonesia ya begitu,” jelas dia.(KONF/INDONESIABERITA)

Category: 
Loading...