Sandi dan AHY Disebut Belum Tentu Mau Jadi Menteri Jokowi

KONFRONTASI -    Nama mantan Cawapres 2019 Sandiaga Uno dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut akan masuk dalam Kabient Indonesia maju untuk menggantikan sejumlah menteri yang akan dicopot oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Namun, terkait hal itu Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno mengatakan informasi bahwa Sandi dan AHY masuk kabinet Jokowi sangat jauh dari kemungkinan. Menurutnya, kedua orang tersebut belum tentu mau menjdi anak buah Jokowi.

"Sandi-AHY dikaitkan masuk kabinet. Belum tentu keduanya mau, cuma kadang nama mereka selalu diseret ke bursa resuffle," katanya seperti dikutip dari rmol.id, Jumat (21/8/2020).

Bahkan menurut Adi, disebutya nama Sandi dan AHY masuk dalam daftar pengganti dari 18 menteri itu hanyalah permainan isu jelan reshuffle.

Baca juga : Saat Resesi dan Amanah Pembukaan UUD 1945

"Namanya juga gosip. Kadang bener kadang pula salah. Setiap isu resuffle pasti ada olahan isu yang kadang tak masuk akal," jelasnya.

Dan untuk memastikan apakah informasi tersebut benar, dia meminta Ketua Presidium IPW Neta S Pane untuk mengungkapkan asal informasi tersebut.

"Kalau prediksi IPW bener, hebat berarti karena punya info A1. Sepertinya perlu diketahui ke publik darimana infonya itu. Biar terang," tutup Adi.

Sebelumnya, Neta mengatakan Presiden Jokowi akan segera mencopot 11 hingga 18 menteri yang ada saat ini. Sejumlah nama pun disebutkan akan masuk ke Kabinet Jokowi, seperti Sandi, AHY, dan Panglima Hadi Tjahjanto jika sudah pensiun dari TNI.(jft/LAWJUSTICE)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...