24 April 2019

Rizal Ramli Torehkan Sejarah Baru: Laut Natuna Utara Perkuat Daulat RI di kawasan Laut China Selatan

KONFRONTASI- Sejarah mencatat Dr Rizal Ramli ketika menjadi Menko Kemaritiman 2015-2016 berhasil menorehkan nama Laut Natuna Utara sebagai ganti nama Laut China Selatan, untuk memperkuat kedaulatan  RI di kawasan itu.

''Usul  Bang Rizal Ramli saat masih di Kemenko Maritim utk ubah nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara, memperkuat Kedaulatan NKRI. Dalam dialog semalam di  TVOne, hal itu diakui oleh Menteri Kemaritiman Susi Pudjiastuti.  Sekarang di Peta Baru Indonesia telah tetapkan nama Laut Natuna Utara,'' ungkap Bima, seorang netizen di twiternya.

Waktu Rizal Ramli  Menko Kemaritiman, secara tegas RR sudah usulkan ganti nama sebagian Laut Cina Selatan dengan nama "Laut Natuna Utara" agar NKRI kuat dan berdaulat di kawasan itu. Menko Kemaritiman Rizal Ramli (RR) dan Deputi Menko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno kemudian menginisiasi pembuatan peta baru NKRI dan penamaan Laut Natuna Utara.

Strategi Rizal Ramli terbukti berhasil menaikkan posisi tawar kita di hadapan Amerika Serikat dan China. Setelah ini, kita harus hati-hati mengelolanya. Jangan terjebak pada kepentingan sempit salah satu pihak, tetapi harus menjadikan kepentingan nasional sebagai pedoman.


Keputusan Indonesia mengubah nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara sempat memancing kontroversi dan protes keras dari Republik Rakyat China.

Pemerintah Indonesia pun sempat terlihat goyah, sebelum akhirnya memastikan tetap menggunakan nama baru itu. ''Keputusan pemerintah Indonesia mengganti nama perairan di utara Pulau Natuna, Kepulauan Riau itu menjadi Laut Natuna Utara, terbukti berhasil menaikkan posisi tawar Indonesia di panggung regional dan global serta memaksa China tidak memaksakan kehendak dan kepentingannya di kawasan,'' kata Herdi Sahrasad, peneliti senior bidang politik, strategi, terorisme  dan Islamisme di Universitas Paramadina.. [rus]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...