15 December 2019

Rizal Ramli Sesalkan Ahok Tidak Perduli Warganya Menangis karena Digusur

JAKARTA- Tokoh  nasional Rizal Ramli mengecam kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang suka menggusur pemukiman warga. Menurutnya, Ahok sama sekali tak mempedulikan rakyat yang menangis karena bangunan rumahnya digusur paksa oleh Pemprov DKI. 
Maka, mantan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya ini menjuluki Aho sebagai 'Gubernur Gokil'.  "Kalau pikirannya normal, saat mau jadi gubernur ya nanti menggusurnya. Namun ini pemikirannya apa ya, gokil lah," kata Rizal dalam sebuah diskusi di Gedung Joang 45, Kamis (15/9/2016).
Rizal yang juga pernah menjabat Menko bidang Perekonomian di masa Presiden Abdurahman Wahid, lantas menyoroti upaya Ahok yang kerap meminta dana sumbangan kepada pengembang. 
Sikap Ahok itu mengesankan DKI Jakarta sebagai daerah miskin. Padahal, kata Rizal, anggaran DKI Jakarta sudah mencapai Rp73 triliun. "Dia meyakinkan pengembang bahwa dia gubernur pengembang bukan (gubernur rakyat), sehingga pengembang memberikan setoran. Ini cara yang gokil," katanya.
Padahal, kata ekonom pro rakyat ini, permintaan uang ke pengembang, tidak  sesuai ketentuan undang-undang. "Ini cara off the budget yang melawan UU Keuangan Negara, kenapa lembaga lain diam saja," kata Rizal.
Atas pertimbangan semua itu, Rizal menyatakan bahwa Jakarta tak bisa dipimpin lagi oleh Ahok. "Ini sangat gokil, kita gusur 'Raja Gokil' di Jakarta," katanya.
Sementara itu dalam diskusi  bertema ‘Jakarta tanpa Ahok’ yang diselenggarakan kelompok ‘Indonesia Bergerak’, pengamat politik Adhie M Massardie mengatakan, munculnya sikap anti cina karena kebodohan Ahok yang menodong pengembang untuk membangun rusun.  
 
Selian itu Ahok mencoba untuk memasukkan kembali TNI Polri berpolitik kembali dengan dilibatkannya untuk melawan rakyat kecil, padahal TNI/Polri merupakan aparatur Merah Putih bukan militer merah, cetusnya.
“Ahok itu menolak demokrasi dan tidak mau menerima kritik dari rakyat. Ini merupakan bukti bahwa sosok Ahok tidak ideal menjadi sosok pemimpin,” serunya.
Sementara itu budayawan Betawi Ridwan saidi mengatakan, untuk Pilkada yang akan datang, Ahok itu jangan di pilih, cuma itu solusi untuk melawan dia.
“Penggusuran warga di pinggir kali dan di pinggir rel yang tidak mempunyai batas. Ini merupakan sikap kesewenang wenangan Pemerintah DKI. Kita sayangkan pihak bersenjata di manfaatkan dalam hal ini, ungkap Ridwan.
Dia menambahkan, pembangunan apartemen dan hotel yang menyebabkan warga Jakarta terusir dari tanah nya sendiri. 
 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...