22 July 2018

Rizal Ramli Sentil Motif Wapres JK Meminta Menteri Susi Hentikan Penenggelaman Kapal

KONFRONTASI- Presiden Jokowi tetap menilai bahwa penenggelaman kapal yang selama tiga tahun terakhir dilakukan  Menteri Susi untuk kebaikan negara. Dalam hal ini,  Tokoh nasional/ekonom senior Rizal Ramli mempertanyakan motif di balik perintah Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti untuk menghentikan penenggelaman kapal maling ikan. Rizal pun mencurigai perintah itu tujuannya hanya ingin melindungi kepentingan dari pengusaha ikan asing yang nakal.

“Saya mau tanya motifnya ini benar atau hanya mau melindungi kapal asing yang besar pencuri ikan? Karena banyak dulu pejabat, elit di Indonesia yang jadi frontman dari pencurian ikan oleh kapal-kapal asing,” ujar Rizal usai acara Diskusi Publik Prospek Ekonomi dan Politik 2018 di Jakarta, Rabu (10/1/2017) tuturnya di Jakarta, Rabu (10/1/2017).

Kebijakan penenggelaman kapal asing ilegal yang menjadi maling ikan di Indonesia, menurut Rizal Ramli, sudah efektif untuk memberantas illegal fishing yang merugikan negara trilyunan rupiah per tahun.

“Dulu negara seperti Thailand ekspor ikannya bisa nomor 1, tapi mohon maaf ikannya dari kita. Nelayan di Sibolga tangkap biasanya butuh waktu 7 jam di laut, sekarang 2 jam saja sudah dapat ikan,” tutur mantan Menko Kemaritiman itu.

Para aktivis LSM dan wartawan umumnya curiga atas pernyataan JK dan Luhut yang meminta Susi hentikan  penenggelaman kapal  asing maling ikan, bahkan kalangan pers dan LSM menduga ada bau sangit  ''pasar gelap dan bisnis hitam/kolusi'' dalam isu penenggelaman kapal  pencuri ikan yang  bermain mata dengan sejumlah elite penguasa-pengusaha  ini. Istana Presiden Jokowi sudah bereaksi atas polemik JK-Luhut versus Susi  yang memalukan ini. (Akt/RMOL/Indonews/KCM)

Category: 
Loading...