18 October 2019

Rizal Ramli: Mediokrasi Membawa Stagnasi. Kita Dorong Meritokrasi

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengungkapkan, Indonesia terlalu besar dan terlalu berharga kalau diserahkan oleh para aktor mediokrasi untuk mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara.

‘’Kita semua, termasuk saya, sering terlalu toleran terhadap mediokrasi. Karena ewuh pakewuh. Tapi Indonesia terlalu besar, no 4 terbanyak penduduk-nya, wilayah sangat luas. Mediokrasi membawa stagnasi dan kemunduran dalam banyak hal. Sudah waktunya kita dorong meritokrasi,’’ tegas RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur..

Sejauh ini, Meritokrasi dihancurkan penurunan standar ekselensi dan kolusi. Di sini, destruksi tidak disebabkan keberlebihan rasionalitas pencerahan dalam pembangunan, seperti dikeluhkan di Barat. Alih-alih, karena kurangnya asupan dan pertimbangan rasionalitas, yang membuat mediokrasi melanda semua lini kehidupan.

Pragmatisme dan keangkuhan material dan jabatan politik  yang menghasilkan kemunduran dan kehancuran sosial-ekonomi adalah arus balik manajemen kekuasaan yang memuja mediokrasi.

Namun, RR yang juga Mantan Menko Kemaritiman,  melihat dalam ketersediaan rasionalitas birokrasi dan meritokrasi, selalu ada cara adekuat untuk isyarat yang tersembunyi: lumpuhnya rasionalitas oleh kolusi dan mediokrasi seperti era Jokowi yang membuat ekonomi merosot dan terpuruk, serta daya beli rakyat ambruk.

Dalam kaitan ini, Politisi Gerindra Iwan Sumule menambahkan, kelemahan, kemandegan, dusta, kebohongan atau kebodongan seperti  rezim yang membuat rakyat susah dan sengsara serta tertekan/tertindas  ini harus diakhiri demi kepentingan rakyat dan bangsa (GJ/FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...