7 December 2019

Rizal Ramli: KPU Merugikan Jokowi, Malu-Maluin, Orang Gila Boleh Memilih, Bocorin Debat

KONFRONTASI- Presiden Jokowi dirugikan gara-gara  kekonyolan KPU seperti membolehkan orang gila boleh milih,  membatalkan visi & misi, bocorin debat, semua ini malah merugikan Jokowi.

Demikian pandangan tokoh nasional Rizal Ramli (RR) dalam cuitannnya di twiternya, Minggu (6/1/18) .

‘’Malu-maluin aja, itu kemunduran untuk demokrasi,’’ ungkap RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur .  

‘’Gara-gara  kekonyolan @KPU_ID , karena membolehkan orang gila boleh milih,  membatalkan visi & misi, bocorin debat, semua ini malah merugikan Mas @jokowi,’’ imbuhnya di twiternya.

RR menambahkan, pada tahun 1978, Pemilihan Ketua Dewan Mahasiswa ITB dilakukan secara demokratis dan langsung, tidak bertahap seperti biasanya (pilih senator dulu baru Ketua DM). Ada seri debat yg seru.

‘’Ini kok KPU, @kpu_id, mau buat demokrasi mundur dengan bocorkan materi debat. Quo vadis ?’’ ujar RR.

Publik mencatat bahwa Pemilu paling jujur, adil, efisien dari segi biaya adalah Pemilu 1955 dan 1999. Tahun 1999, karena Presiden BJ Habibie menghayati betul arti pemilu yang demokratis. ‘’Dia  angkat Rudini dan Bang Buyung Nasution jadi Ketua & Wakil Ketua KPU. Integritas & leadership mereka hasilkan Pemilu terbaik,’’ imbuh RR.

 Tidak seperti sekarang KPU tidak kredibel dan malu-maluin Jokowi di mata dunia.  Sungguh, suatu kemunduran demokrasi yang sangat merugikan bangsa dan negara kita.

(FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...