22 October 2019

Rizal Ramli: Impor Pangan Bertentangan Trisakti. Prabowo Berpihak pada Rakyat, Jokowi Tak Ada Perubahan Strategi

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli mengetuk pikiran dan hati publik dalam dialog ILC TV One semalam: Rakyat ingin melihat,  kamu pemimpin apa bukan? Are you part of us? Apakah kamu memperjuangkan kepentingan kami? Rizal melihat strategi dan kebijakan Prabowo sudah jelas. Prabowo tampil  jujur, tenang dan berpihak pada rakyat. Jokowi masih tak ada perubahan  kebijakan dan strategi, karena Jokowi masih mempertahankan impor pangan yang ugal-ugalan dan justru bertentangan dengan Trisakti yang dia dengungkan..

Menko Ekuin era Presiden Gus Dur itu mengatakan,’’ Mohon maaf, saya kecewa sekali. Pak Jokowi kok datanya banyak sekali yang ngawur. Ini karena pejabatnya asal bapak senang atau ABS. Saya kecewa, harusnya Pak Jokowi bisa kasih data bagus. Ini karena para pendukungnya hobi tuduh hoax-hoax. Tapi kenapa justru Jokowi yang banyak menebar hoax? Kalau Ratna Sarumpaet disebut Ratu Hoax, siapa Raja Hoaxnya?’’ ujar RR.

RR menambahkan, pertanyaan Prabowo masuk akal. Rakyat untuk infrastruktur atau insfrastruktur untuk rakyat? Ternyata, rakyat dipakai dan dibebani oleh proyek  infrastruktur. karena diperintahkan mensubsidi kalau sampai proyek infrastruktur itu merugi.

‘’Saya sebenarnya juga tunggu-tunggu  Pak Jokowi minta maaf karena program kedaulatan pangan tidak tercapai. Saya tunggu Jokowi berkata, saya akan ubah strategi, karena saya ingin kembali ke Trisakti agar kedaulatan pangan tercapai. Ini jauh lebih bermartabat daripada sibuk ngeles,’’ujarnya.

Menurut RR, Jokowi bagi-bagi sertifikat. Ini bagus karena memberi aspek legalitas kepemilikan lahan bagi rakyat. Tapi itu bukan land reform (reformasi agraria). ‘’Land reform adalah bagi-bagi lahan untuk rakyat,’’tegasnya.

RR menyoroti dan mendukung rencana  Prabowo akan turunkan tarif listrik. ‘’Ini bagus. Rakyat yang pakai liatrik 450 KVA, itu pasti miskin. Yang pakei 900 KVA itu nyaris miskin. Kalau tarif listrik diturunkan, daya beli rakyat akan naik,’’katanya.

RR mengingatkan petahanan bahwa Pak Jokowi ibarat busa. Kalau di sekelilingnya orang-orang baik, maka dia juga baik. Tapi kalau sekelilingnya jelek, maka Jokowi juga jadi jelek.

RR menambahkan, Jokowi sebagai presiden, mestinya lebih tenang dan  Prabowo yang diperkirakan emosional,ternyata justru lebih tenang sehingga terjadi pribadi yang tertukar. ‘’Mestinya Jokowi yang tenang, tapi malah emosional, dan Prabowo yang diyakini emosional, ternyata jauh lebih tenang. Jadi ada pribadi yang  tertukar,’’ujar RR.

 Rizal bukan bagian tim pemenangan Prabowo atau manapun. ''Siapapun yang undang kami akan datang. Tapi mungkin, kalau tim pak Jokowi undang, bisa tidak kuat mendengar apa yang saya sampaikan  secara blak-blak-an,''ujarnya. (FF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...