20 June 2018

Pondok Gontor Tak Kalah dengan Universitas Oxford

Dr Rizal Ramli (RR) begitu takjub menyaksikan kemegahan Pondok Pesantren Modern (PMD) Gontor yang kini sudah berusia 91 tahun sejak 1926.

Di samping Pondok pesantren juga sudah punya 13 kampus di seluruh Indonesia, termasuk di Poso dan di Aceh.

"Saya terkaget-kaget pendidikannya sangat modern, pakai bahasa Inggris dan bahasa Arab, sehari hari mereka belajar berpakaian jas dan dasi, seperti di Barat. Tidak pakai gamis dan sarung," katanya kala bercerita tentang PMD Gontor.

Kampus mereka asri dan bersih, punya fasiltas luar biasa.

Kendaraan pesantren yaitu Alphard terbaru dgn no polisi 1926, sesuai tahun kelahiran pondok Gontor, mengantar rombongan RR ke mana-mana.

Hari pertama di Mantingan Ngawi kampus putri 1, dengan santriwati sebanyak 3.400 orang, dan mahasiswa sebanyak 670 orang.  Dikampus putri 2 terdapat 1.250 orang. Luas pesantren putri 25 Ha, dgn luas tanah 200 Ha.

Sewaktu mereka diberi kuliah semua hadir, dan antusias bertanya dengan pertanyaan yang cerdas dan nyambung.

"Besoknya, pagi, kami diterima para Kiyai oleh generasi kedua pendiri Gontor," kisahnya kala mengunjungi pesantren tersebut.

Pukul 09.00, RR memberi kuliah umum di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo dihadiri 1300 mahasiswa berpakaian jas dan pakai dasi, di Aula mewah seperti di Theater.

Di kampus Unida 1, rombongan RR juga mendapat sambutan luar biasa di setiap jalan menuju gedung mereka berbaris disertai Menwa

Sore hari rombongan diantar ke Kediri, ke kampus Gontor 3. Ba'da Isya RR kembali memberi Tauziah di tengah 1300 santri di mesjid, dan jam 9 malam memberikan tauziah di tengah mahasiswa Gontor 800 orang.

RR begitu terkesan dengan pengetahuan mereka, pertanyaannya menukik hingga BLBI dan Freeport.

"Saya benar-benar tercengang, luar biasa kampus mereka mengalahkan Universitas Negeri seperti UNPAD. Pesantren yang kita kesankan begitu sederhana, pakai gamis dan sarung, ternyata setara dengan Universitas Oxford di Inggris, bahkan lebih luas kampusnya," ungkapnya.

"Terus terang saya baru terbuka mata saya, dengan pendidikan Islam di pondok dan kampus yang asri dan bersih dan sangat disiplin, punya 13 kampus di seluruh Indonesia," kata RR dengan penuh terkesima.

Pantas, kata RR, alumni Gontor terkenal berkiprah di mana-mana, 91 tahun mereka sangat mandiri, tanpa gembar gembor.

"Saya begitu terharu ketika lagu "Indonesia Raya" dinyanyikan lalu disusul dengan "Hymne Pondokku", yang membuat saya bergetar, karena dinyanyikan secara serentak ribuan santri dengan semangat."

Tiada kata lain yang patut diucapkan menurut RR, Salut buat pendiri Gontor. Kini murid dan mahasiswanya berasal dari seluruh pelosok Indonesia, bahkan dari Luar Negeri seperti Thailand, Malaysia, dan negara tetangga lainnya, mereka menghadirkan lulusan yg berkarakter kebangsaan dan religius...!! Bravo...! Hidup Gontor...! [red konf]

____________________

Oleh: Dodi Rudianto

 

Category: 
Loading...