Jokowi Tak lagi pro-Rakyat. Masa Depan Rakyat Makin Suram

KONFRONTASI- Para analis menilai, Jokowi makin jauh dari rakyat karena kesalahannya sendiri. Kabinetnya lemah dan tak punya perduli pada rakyat, sementara rupiah tetap lemah dan harga BBM dan sembako naik tajam. Masa depan rakyat makin suram. Masa depan Jokowi di ujung tanduk.

Pemerintahan Jokowi-JK baru saja menaikkan deep payment (DP) untuk mobil pejabat negara dari Rp116 juta menjadi Rp210 juta.

Pengamat kebijakan publik Universitas Padjajaran (UNPAD) Yogi Suprayogi menilai, kebijakan tersebut tak mencerminkan keprihatinan pemerintah terhadap rakyat yang hari ini mengalami instabilitas ekonomi karena kenaikan harga bahan-bakar minyak (BBM).

"Seharusnya pemerintah ada empati untuk rakyat," ujar Yogi saat dihubungi wartawan, Minggu (5/4/2015).

Yogi menjelaskan dalam undang-undang ASN sebenarnya diatur perihal ketepatan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan. Misalkan mendapat tunjangan rumah, mobil dan sebagainya, pemerintah mengaturnya harus secara tepat, dan pengumumannya perlu waktu yang tepat juga.

"Jadi jangan (mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan aparat negara) ketika kenaikkan harga. Pak Jokowi harus turun tangan," pungkasnya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA