27 June 2019

Ini Harapan Sri Sultan HB X: Seorang Presiden Jangan Hanya Mengibarkan Benderanya Sendiri

KONFRONTASI -   Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan seorang Presiden tidak hanya bisa mengibarkan benderanya sendiri. Seorang pemimpin juga harus bisa mengibarkan bendera lainnya, termasuk bendera partai politik oposisi.

“Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar simbol negara, melainkan strategi integrasi bangsa. Sehingga yang kecil apa pun. Parpol maupun etniknya tetap menjadi bagian besar negara Indonesia,” ujar Raja Yogjakarta itu saat membemberi sambutan dalam diskusi Press Gathering Pimpinan MPR RI Bertajuk Konsolidasi Nasional Menuju Pemilu 2019 di Yogyakarta, Jumat (19/10/2018) malam.

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saling bertukar cidera mata. (Dok. Humas MPR)

Hadir juga Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, pimpinan fraksi di MPR di antaranya Fary Djemi Francis (Ketua Fraksi Gerindra), Arwani Thomafi (Ketua Fraksi PPP), Capt Jhoni Rolindrawan (Ketua Fraksi Hanura), Ayub Khan (Sekretaris Fraksi Demokrat), Agathi Sulie (Fraksi Partai Golkar), El Nino (Fraksi Partai Gerindra), dan Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono serta Kepala Biro Humas Siti Fauziah.

Dia melanjutkan, Bhinneka sudah final karena yang berbeda-beda sudah menyatakan diri satu. Mestinya dengan Ika itu kita pun mengakui juga yang berbeda-beda itu.

“Tapi kita tidak pernah diberitahu oleh para pemimpin. Selalu bicaranya, Bhinneka, kemajemukan, tapi tidak pernah dikatakan yang Ika itu pun harus menerima perbedaan,” katanya mengingatkan.

Maka dari itu, dirinya berharap agar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, bisa berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kedua, harapan saya adalah bagaimana amannya Pemilu ini juga memberikan pekerjaan yang lebih ringan kepada aparat keamanan,” ucap Sri Sultan. (Jft/BB)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...