10 December 2019

Ekonomi Jokowi Rontok: Austerity (pengetatan) oleh Menkeu ‘Sri hanya membuat senang Kreditor

KONFRONTASI- Sekitar 3,5 tahun yng lalu (2016) tokoh nasional  Rizal Ramli ( RR)  sampaikan langsung kepada @jokowi, kebijakan ekonomi makro super-konservatif, yaitu austerity (pengetatan) oleh Menkeu ‘terbalik’ hanya akan membuat senang kreditor & investor. Tapi ekonomi akan stagnant di 5% sampai 2019, daya beli dan aset price akan anjlok. Ramalan RR hampir semuanya terjadi. Hari ini sektor retail rontok: Giant tutup PHK, 80%,  Krakatau Steel PHK .. Investor China pesta karena asset prices rontok. Di RRC,saham Carrefour di China telah  di jual 80% ke China,

Sektor online, nyaris 70% jadi marketing channel untuk produk2 impor. Jika nanti sektor retail dan online dikuasai asing, maka komplitlah ketergantungan import menjadi permanen.

Ekonomi era Jokowi memang  jebol. Defisit 3 persen dari PDB. Kabarnya Bank Dunia sudah  ancam rezim JKW bayar utang. Kalau mau ngutang lagi maka SUN  bunganya dobel digit.  Tinggi dan rentan, membenai sekali bagi ekonomi rakyat.

Dan  pemerintah Jokowi harus naikkan tarif LIstrik dan BBM. Jadi ekonomi gagal  total dan moral rezim sudah krisis. maka para hakim MK diuji pekan ini: :Apa hakim hakim MK itu waras "dengan  hentikan  JKW atau tetap gila uang/jabatan dgn  nekad memenangkan Jkw? 

Ternyata Presiden Jkw sendiri yg ikut menerbitkan dan mengeluarkan PP 72/2016 yg intinya :  mempertegas dan menyamakan Anak BUMN tetap dengan BUMN, dan ini sudah didahului UU Tipikor dan UU lain yang menegaskan anak BUMN itu adalah tetap BUMN. .

Dengan  begitu Ma'ruf Amin harus didiskualifikasi. Bagaimana ini MK?

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...