Baru Menjabat Jadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran Layangkan Ancaman atas Nama Hukum Tertinggi

KONFRONTASI -   Usai serah terima jabatan dengan Irjen Nana Sudjana, kini Irjen Fadil Imran resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Seperti diketahui sebelumnya, pencopotan Irjen Nana Sudjana terjadi akibat dirinya yang dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, meski baru menjabat Irjen Fadil Imran langsung menunjukkan sikap tegasnya bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan.

Hal itu juga dia sampaikan demi menyelamatkan jiwa masyarakat dari bahaya virus corona.

Saya tidak mau Anda mengalami hal ini! Metode yang saya bagikan terbukti membuat pasangan lengket

Beli sebelum dilarang! Senjata legal yang kuat

Pilihan pria membuat pasangannya tak ingin lepas! Dia hanya lakukan cara ini sebelum

Sensasi! Pria terkejut dengan obat ini ... Mengapa dokter diam tentang ini?

Irjen Fadil Imran bahkan melayangkan ancaman hukum pada pihak manapun yang berani melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

“Pelanggar protokol kesehatan akan kami tindak tegas. Kita ingin masyarakat Jakarta tetap terjaga kesehatannya,” ujar Kapolda sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh PRFMNews.id dalam artikel "Keselamatan Masyarakat Hukum Tertinggi, Kapolda: Siapapun yang Mengganggu Akan Ditindak Tegas".


Fadil menjelaskan, Polri hadir di masyarakat guna melindungi dan mengayomi masyarakat.Karena itu, keselamatan masyarakat adalah hukum yang paling tinggi menurutnya.

“Perkembangan situasi saat ini, Covid-19. Pertama prinsip saya keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi. Kedua, Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Polri hadir untuk menyelamatkan jiwa masyarakat. Jadi siapapun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat, saya akan lakukan penegakan hukum yang tegas,” tegas Fadil.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan upaya-upaya pencegahan. Guna meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya di Jakarta.

“Dan saya akan melakukan upaya-upaya pencegahan yang keras. Jadi penegakan hukum saya dahului dengan pencegahan keras dari pandemi Covid-19. Kita tahu Jakarta belum aman. Angka terkonfirmasi positif paling besar ada di Jakarta,” terang Kapolda.***(Jft/PRBANDUNG)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...