8 April 2020

Para Ilmuan Kembangkan Makanan Penambah Kenyang

Konfrontasi - Para ilmuwan Inggris mengembangkan bahan yang bisa membuat makanan lebih mengenyangkan dan menyatakan hasil tes awal pada orang dengan kelebihan berat badan menunjukkan bahan itu mencegah berat badan mereka naik.

Bahan yang dikembangkan para peneliti Imperial College, London, dan University of Glasgow itu mengandung propionat, zat alami yang merangsang usus melepaskan hormon yang bertindak di otak untuk mengurangi lapar.

Propionat secara alami dihasilkan ketika serat dalam diet difermentasi oleh mikroba dalam saluran pencernaan.

Sementara bahan yang baru, inulin-propionat ester (IPE), memberikan jauh lebih banyak propionat dibandingkan dengan yang bisa dihasilkan orang dari diet normal.

"Molekul seperti propionat merangsang pelepasan hormon saluran pencernaan yang mengendalikan nafsu makan, tapi kau perlu mengonsumsi sangat banyak serat untuk mencapai efek yang kuat," kata Gary Frost dari Departemen Kedokteran Imperial College, yang memimpin studi itu.

"Kami ingin menemukan cara yang lebih efisien untuk mengirim propionat ke saluran pencernaan," katanya seperti dilansir kantor berita Reuters.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Gut, tim Frost memberi 20 relawan IPE atau inulin, serat makanan, dan mengizinkan mereka makan sebanyak yang mereka mau dari prasmanan.

Tim menemukan mereka yang diberi IPE makan rata-rata 14 persen lebih sedikit dan memiliki konsentrasi hormon pengurang nafsu makan lebih tinggi dalam darah mereka.

Dalam fase kedua, 60 relawan kelebihan berat badan ambil bagian dalam studi 24 pekan di mana separuhnya mendapat bubuk IPE untuk ditambahkan ke makanan dan separuh diberi inulin.

Hanya satu dari 25 relawan yang mendapat IPE yang menyelesaikan studi yang mengalami peningkatan berat tiga persen lebih dari berat badan mereka sementara pada kelompok yang diberi inulin ada enam dari 24 relawan.

Dalam kelompok IPE tidak ada yang kenaikan berat badannya melebihi lima persen dari berat tubuh mereka sementara dalam kelompok inulin ada empat.

Setelah 24 pekan, kelompok IPE juga memiliki lebih sedikit lemak dalam perut dan hati mereka dibandingkan dengan kelompok inulin.

Frost mengatakan temuan itu memang dari studi awal kecil namun mereka menunjukkan "tanda-tanda yang meyakinkan" bahwa IPE bisa mencegah kenaikan berat badan pada orang-orang dengan berat badan berlebih.

Frost dan timnya bekerja sama dengan Imperial Innovations, perusahaan komersialisasi teknologi yang fokus pada pengembangan riset akademik Inggris, untuk membawa IPE ke pasar.

"Kami mengeksplorasi pada jenis makanan apa ini bisa ditambahkan, tapi sesuatu seperti roti atau jus buah bisa bekerja baik," katanya. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...