18 January 2018

Pakai Pertalite Mesin tak Mudah Kotor

KONFRONTASI -  Keberadaan Pertalite di Kepri semakin diterima masyarakat.

Para konsumen pun kini telah merasakan keunggulan produk BBM baru dari Pertamina tersebut.

Pertalite selain cukup ramah lingkungan dari sisi kajian ilmiahnya, secara riil masyarakat juga merasakan nilai lebihnya dari segei efisiensi maupun kualitasnya.

Faisal, seorang Pegawai Negeri Sipil di Pemko Batam menyatakan, selama ini telah rutin menggunakan Pertalite.

Dengan harga medium, ia menilai cukup sebanding dengan manfaatnya untuk mesin.

Baca: Pertalite Jadi Primadona saat Mudik

Baca: Sudah Banyak yang Tahu, Pertalite Lebih Hemat Dibanding Premium. Begini Hasil Uji Cobanya

Pembakarannya lebih efisien, konsumsi penggunaannya lebih hemat, tarikannya enak.

"Kalau soal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sama saja lah. Tak jauh beda. Biasa saya untuk kerja Rp 200 ribu bisa sampai seminggu," katanya.

Ia cukup memiliki mobilitas cukup tinggi dalam job kerjanya.

Ia pun mengaku tak kesulitan untuk mendapatkan Pertalite di mana saja karena kini tersedia hampir si setiap SPBU.

Bahkan ia sekarang percaya, dengan kehadiran Pertalite nyaris tidak ada lagi antrean atau kelangkaan pasokan di SPBU, sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun-tahun lalu.

Baca: Pertalite : Inovasi Pertamina Berikan Keuntungan Bagi Konsumen

Hal senada dikatakan Ferry, Honorer di DPRD Kota Batam. Ia pun telah mengetahui kelebihan dari Pertalite yang halus di mesin sebab oktannya lebih bagus dibanding bensin biasa (premium).

"Memang suara kendaraan lebih halus. Memang tergantung kondisi motor, tapi kalau saya pas sekali dengan motor saya.

Biasa suara mesin agak kasar, tapi pakai yang ini lebih halus. Tidak mudah kotor di mesin mungkin. Soal harga, untuk kelas menengah ke bawah tidak lah menjadi soal," tambahnya.

Agus Rahman, seorang mekanik di sebuah bengkel di Batam juga mengaku bahwa sebagian besar kendaraan kini telah memanfaatkan Pertalite.

Apalagi di warung-warung eceran, Pertalite juga banyak tersedia dengan harga yang tak dipersoalkan konsumen.

"Kalau kerjakan motor yang masuk bengkel, ya umumnya sudah pakai Pertalite. Mesin untuk kendaraan yang lama pun lebih bagus ya.

Kalau Pertamax mungkin terasa lebih mahal, ini kan yang tengah-tengah," katanya.

Peluncuran Pertalite merupakan proses transisi dari BBM RON 88 ke RON 92, seperti yang direkomendasikan Tim Reformasi dari Kementerian ESDM. Salah satu keunggulannya adalah, Pertalite lebih bersih dari Premium.

Research Octant Number (RON) Pertalite ada di kisaran 90. Di atas Premium yang 88. Pertalite punya performance lebih baik dari 88 karena kadarnya lebih tinggi.

Kehadiran Pertalite sendiri tidak serta merta melenyapkan pasokan premium. BBM jenis baru ini menjadi alternatif yang juga berarti membantu pemerintah dalam mengurangi beban subsidi BBM.(Jf/Trbn)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...