20 June 2019

Nissan: SUV Tak Mungkin Geser Dominasi MPV

KONFRONTASI-Para agen pemegang merek (APM) ramai-ramai menghadirkan kendaraan sport utility vehicle (SUV). Namun mobil jenis tersebut diyakini tak akan menggantikan dominasi multy purpose vehicle (MPV) sebagai mobil favorit konsumen di Indonesia.

Hal tersebut seperti diutarakan oleh Budi Nur Mukmin selaku general manager marketing strategy PT Nissan Motor Indonesia (NMI).

"Sebenarnya SUV trennya akan naik, iya. Tapi kalau ditanyakan apakah bisa menggantikan MPV, masih tanda tanya. Menurut saya MPV di Indonesia tak akan tergantikan," ujarnya dilansir Okezone.

Budi menambahkan, pasar SUV membesar karena ada produk-produk baru yang membuat konsumen memiliki banyak alternatif pilihan, baik dari sisi brand, harga, dan fitur-fitur di dalamnya.

Secara fundamental, lanjut dia, SUV dan MPV dibangun berbeda. MPV dari sejak awal menjadi favorit karena memiliki bangku tiga baris dengan kapasitas bagasi cukup besar. Sekalipun ada SUV dengan kapasitas tujuh penumpang hal itu hanya karena permintaan pasar, namun dasarnya tetap berbeda.

"Kalau dilihat pasar MPV menurun, saya rasa gesernya itu agak ke bawah, ke segmen LCGC. Soalnya di Indonesia itu pasar terkonsentrasi pada model MPV low dengan harga di bawah Rp200 juta, Sementara SUV rata-rata di atasnya. Jadi saya rasa MPV tetap jadi pilihan," pungkas dia.[mr/okz]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...