21 August 2019

NASA: Robot Peneliti Mars Temukan Sumber Kehidupan Baru

Konfrontasi – NASA melaporkan sebuah pasawat antariksa milik Amerika Serikat segera mendarat di Mars.  Pesawat Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) memasuki tahap insersi ke orbit Mars untuk mencari jejak air.

Pesawat MAVEN meninggalkan pangkalan NASA sejak  18 November 2013 dari Cape Canaveral, Florida. MAVEN merupakan robot penjelajah Mars. NASA menyatakan proyek MAVEN bertujuan mencari data fakta kehidupan di luar angkasa.

MAVEN telah menempuh perjalanan antar planet sejauh 442 juta mil dalam 10 bulan. MAVEN dikendalikan oleh  tim pengendali penerbangan di Lockheed Martin Space Systems, Littleton, Colorado.

"Sejauh ini performa pesawat cukup bagus dan melaju ke Mars. Tim, sistem penerbangan, dan semua aset darat siap untuk insersi ke orbit Mars." ungkap David Mitchell, manajer proyek MAVEN di Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland.

Dalam waktu dekat, MAVEN nenembakkan enam mesin pendorong kecil untuk pembakaran selama 33 menit sebagai usaha pengereman. Kemudian, MAVEN memulai enam pekan fase pengawasan meliputi manuver pesawat ke orbit finalnya, menguji instrumen dan memetakan perintah.

Setelah uti, MAVEN mengukur komposisi, struktur dan gas-gas yang lepas di atmosfer atas Mars dan interaksinya dengan matahari dan angin surya.

"Misi ilmiah MAVEN fokus pada usaha untuk menjawab pertanyaan tentang kemana air yang ada pada awal Mars pergi, kemana karbon dioksida pergi. Ini adalah pertanyaan-pertanyaan penting untuk memahami sejarah Mars, iklimnya, dan potensinya mendukung setidaknya kehidupan mikroba " kata Bruce Jakosky, peneliti utama MAVEN dari Laboratory for Atmospheric and Space Physics pada University of Colorado di Boulder.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...