20 June 2018

Ini Cara Gunakan GPS agar Tak Ditilang bagi Para Driver Online

Konfrontasi - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kembali menegaskan, tidak pernah melarang pengendara menggunakan aplikasi petunjuk arah atau GPS selama masih tidak mengganggu konsentrasi berkendara sebagaimana dimaksud Pasal 106 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Polisi akan menindak tegas pengendara yang gunakan handphone sekalipun alasannya untuk GPS. Menurut Halim, yang menjadi pelanggaran bukan karena GPS-nya melainkan karena menggunakan handphone sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Jadi, untuk penggunaan GPS itu tidak dilarang baik digunakan di roda empat atau di roda dua, yang dilarang itu apabila dia menggunakan handphone dengan menggunakan aplikasi GPS," kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Selanjutnya, Halim menjelaskan penggunaan GPS melalui handphone yang baik dan benar agar terhindar dari kecelakaan. Sebaiknya handphone itu ditempelkan ke dashboard mobil dan ke speedometer bagi pengendara sepeda motor atau menggunakan headset dan handphone dikantongi.

"Bisa saja diletakkan di dashboard-nya atau dia kantongin dengan menggunakan suara," terang Halim.

Dengan demikian, pengendara bisa sesekali melihat GPS seperti saat mengecek kecepatan laju kendaraan. Dan itu dapat dipastikan tidak akan ditilang oleh polisi karena tidak mengganggu konsentrasi pengendara sebagai diatur dalam undang-undang. (oke/mg)

Category: 
Loading...