19 March 2019

Jika Terbukti Curang, Presiden dan Wapres Terpilih Bisa Dimakzulkan

KONFRONTASI - Peluang pembentukan panitia khusus kecurangan pemilu presiden tetap terbuka. Ketua Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat, Agun Gunandjar Sudarsa, mengatakan tetap relevan dan perlu dibentuk karena ada dugaan sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan pilpres.

"Pansus bukan area Komisi II, tapi milik seluruh anggota dewan," kata Agun di Gedung DPR, Jakarta, Senin 18 Agustus 2014.

Menurut politisi Partai Golkar itu, fokus penanganan perkara pemilu presiden di Mahkamah Konstitusi dan di DPR berbeda. Sebab, MK fokus pada fakta-fakta dan dokumen, sedangkan dalam proses politik tidak ada yang tunggal.

"KPU hanya meng-upload data. Dia tidak merekap langsung. Nah, siapa yang meng-upload, kualifikasinya sudah sejauh mana, itu yang bisa menelusuri hanya pansus, karena pansus bekerja di tengah rakyat," ujarnya.

Jika hasil kerja pansus menemukan adanya kecurangan dalam pilpres, Agun mengatakan, posisi presiden dan wakil presiden terpilih bisa saja dimakzulkan.

"Impeachment bisa saja terjadi. Bisa saja presidennya clear, tetapi ada KPU yang salah, itu bisa KPU-nya dipidanakan," jelasnya.[ian/vv]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...