Anies Baswedan Jadi Menteri, Amat Diragukan Bisa Bawa Perubahan !

KONFRONTASI-Sekretaris Jenderal Forum Serikat Guru Indonesia, Retno Listyarti, menyatakan khawatir dengan sosok Anis Baswedan yang menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurut dia, Anies tidak bisa tegas. "Saya lihat figur dia kurang tegas," kata Retno saat dihubungi Tempo, Ahad 26 Oktober 2014. Berbagai kalngan menilai Anies tidak tepat jadi menteri kebudayaan dan pendidikan,  dan dia sangat diragukan sebab pada dasarnya kepala dan hatinya berisi politik, dan dia kutu loncat dari Komvensi Demokrat ke Jokowi PDIP, jelas oportunis.

Menurut Retno, banyak sekali persoalan pendidikan yang perlu diurus oleh seorang Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Contohnya adalah Kurikulum 2013 dan kontroversi pelaksanaan UAN. "Saya tidak yakin dia punya keberanian untuk bertindak tegas menghadapi permasalahan itu," katanya. Ketidaktegasan Anies, kata Retno, tercermin saat Anies memberikan pernyataan yang cenderung mencari posisi 'aman'.

Retno juga mengatakan Anies yang merupakan Rektor Universitas Paramadina, tentunya lebih banyak memahami pengajaran di sekolah swasta. Padahal sekolah negeri memiliki masalah yang jauh lebih banyak dibandingkan sekolah swasta.

Sebagai rektor sebuah universitas, Retno menilai Anies kurang paham tentang persoalan di pendidikan tingkat dasar dan menengah. Walau begitu, Retno yakin masih ada harapan untuk menteri yang baru diumumkan Jokowi ini. "Anies harus banyak belajar, semoga dia bisa berubah," katanya.

Retno memberi masukan mengenai langkah apa saja yang perlu dilakukan Anies guna menutupi kekurangannya dalam bersikap dan menambah pengetahuannya. "Salah satunya adalah menempatkan direktur jenderal yang tepat di posisinya," kata Retno. (tmp)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA