Virus Langka Dibalik Dongeng Puteri Duyung

Konfrontasi – Cerita dongeng puteri Duyung sangat terkenal di seluruh dunia. Gambaran puteri berbadan manusia dan berkaki mirip ikan ini ternyata menyimpan fakta menakutkan.

Peneliti kesehatan dari Oxford University, Dr Lindsey Fitzharris menyatakan dongen anak-anak tersebut berkaitan erat dengan penyakit  Mermaid Syndrome atau Sirenomelia. Penyakit ini  merupakan kelainan bawaan yang langka dan sangat fatal karena peluang terjadinya hanya  1 dari 100.000 bayi.

Lindsey memperkirakan Mermaid Syndrome umumnya disebabkan kelainan sistem peredaran darah sejak dalam kandungan. Bayi kembar identik memiliki risiko terbesar mengidap Mermaid Syndrome. Dalam penelitiannya, ada seorang penderita yaitu Tiffany Yorks. Pada 1988, Tiffany menjalani operasi pemisahan kaki di usia 1 tahun dan berhasil bertahan hidup sampai saat ini. Dia ditahbiskan sebagai penderita Mermaid paling tua di dunia.

Sementara itu, Milagros Cerron memiliki julukan The Little Mermaid karena organ dalam tetap berfungsi meskipun ginjal kirinya tidak terbentuk sempurna dan ginjal kanannya terpisah di bagian bawah tubuhnya. Sedangkan saluran pencernaan menyatu dengan saluran kemih dan reproduksi. Lindsey mengatakan Cerron perlu 16 kali operasi lagi untuk menyempurnakan tubuh.

Pada bagian akhir laporan, Lindsey menjelaskan penyakit ini sudah ada sejak masa silam. Dia berkeyakinan berdasarkan sampel janin dari abad ke-20 di National Museum of Health and Medicine, Washington DC. Sebanyak 3 janin menjalani rekonstruksi 3 dimensi di Anatomical Museum of the Second University of Naples dan banyak janin lagi di Vrolik Museum, Amsterdam. Janin penderita Sirenomelia menjadi koleksi khusus museum ini. 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...