Usai Ujian Nasional, BNN Tangkap Pelajar Medan Pesta Narkoba Asik Joget

Konfrontasi - Seorang gadis yang masih berstatus pelajar dan baru usai melaksanakan Ujian Nasional (UN) tahun ini ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Anak perempuan berusia 18 tahun itu terbukti menggunakan narkoba.

Gadis berinisial I ditangkap bersama beberapa rekan seusianya. Ia ditangkap saat petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan Polresta Medan melakukan razia di tempat hiburan malam di kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (10/4/2016) dini hari.

Gadis di bawah umur ini diamankan petugas saat asyik berjoget ria di dalam tempat hiburan malam di My Perdiase. Hasil tes urine yang dilakukan pada ABG ini ternyata terbukti positif.

"Saya baru umur 18 tahun, baru ikut UN kemarin juga bang," ujar gadis belia tersebut. Ia mengaku datang bersama rekan-rekannya yang juga masih belia. Satu di antara teman yang lain masih berusia 17 tahun juga ikut diboyong karena positif.

Dari tempat tersebut beberapa orang remaja belasan tahun dipulangkan petugas karena hasil tes urinenya negatif. Petugas mengamankan 11 orang, yaitu tiga gadis belia dan delapan pria.

Dari tempat hiburan malam ini, petugas juga mengamankan bong dan kondom bekas pakai. Barang bukti tersebut ditemukan di sebuah kamar yang berada di dalam ruang karaoke. Di ruangan itu juga ditemukan tas wanita, ponsel, KTP, pakaian, boneka, serta kue ulang tahun yang masih utuh. 

Petugas menduga, penghuni ruang karaoke kabur saat petugas masuk ke tempat tersebut. Karena ruangan tersebut berada di lantai dua dan terdapat pintu akses untuk melarikan diri dari razia yang dilakukan petugas gabungan tersebut.

"Hasil dari razia tadi dini hari, kami temukan barang bukti dua alat hisap sabu atau bong di dua tempat. Di MP tadi kita dapet bong begitu juga di Super. Ada puluhan orang yang terjaring," ujar Kabid Pemberantasan BNNP Sumut AKBP Agus Halimudin.

Dia juga mengatakan Medan menjadi perhatian khusus karena tingginya angka pengguna dan peredaran narkoba.

"Medan ini memiliki angka prevelensi pecandu narkoba itu di posisi ketiga se-Indonesia. Kalau dilihat persentasenya tiga persen dari penduduk Indonesia atau hampir dari 400 ribu orang," papar Agus.

Hal itu, menurutnya, terlihat dari banyaknya yang terjaring ketika pihaknya melakukan razia di tempat hiburan dan juga tempat kos.

"Untuk Operasi Bersinar ini selama satu bulan. Secara rutin akan kami lakukan bersama dengan Polresta Medan," ujar Agus. (vv/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...