23 July 2018

TKI Jadi Pelayan Gereja di Kuala Lumpur

KONFRONTASI - Yus, begitu lajang yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kedai buah di pasar borong (pasar induk) Selayang ini biasa dipanggil. Sejak dua tahun yang lalu, Yus beralih profesi menjadi pelayan gereja St. Antonius di jalan Pudu, Kuala Lumpur.

Setiap hari minggu, Yus dan kawannya --juga TKI asal Flores-- menyiapkan altar dan keperluan ibadah. Tak hanya itu, Yus juga membantu petugas gereja lain mengutip persembahan dari umat

"Senang dipercaya menjadi pelayan gereja," kata Yus saat diminta mengungkapkan perasaannya menjadi tenaga volunteer di gereja St. Antonius. Ia tengah sibuk menyiapkan altar untuk persiapan misa natal besok," Iyus melanjutkan.

Selama 5 tahun bekerja di Malaysia, Yus mengaku belum pernah pulang kampung ke Flores, sekali pun. Makanya, Yus mengaku rindu suasana natal di kampung halamannya. "Rindu juga merayakan natal di kampung halaman. Biasanya kami makan-makan dan bermain bersama kawan dan keluarga."

Ia merasa perayaan Natal di Kuala Lumpur berbeda. "Kalau di sini, setelah misa biasanya ada acara makan. Setelah itu pulang ke rumah masing-masing."

Yus pun berharap bisa merasakan kembali kehangatan Natal di kampung halamannya. "Nanti jika sudah punya duit yang cukup. Ingin juga merasakan suasana natal di kampung halaman kembali."[tmp]

Category: 
Loading...