21 August 2019

Tersangka Penembak Jatuh MH17 Akan Disidang di Belanda

KONFRONTASI -  Sejumlah tersangka yang terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 akan segera disidang di Belanda. Keputusan itu diambil karena Rusia memblok upaya penyeretan para pelaku ke pengadilan internasional.

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim investigasi gabungan (JIT) oleh Australia, Belgia, Malaysia, dan Belanda menyatakan bahwa pesawat Boeing 777 itu ditembak oleh rudal BUK buatan Rusia. Rudal tersebut ditembak dari wilayah yang dikuasai separatis pro-Rusia di Ukraina dan dipasok dari Negeri Beruang Merah.

Nama-nama yang diduga menjadi tersangka sejauh ini belum dikenai dakwaan. Kendati demikian, Kejaksaan Belanda mengatakan akan mengenakan dakwaan pasal pembunuhan dan kejahatan perang. Sayangnya, Rusia dengan pengaruhnya di Dewan Keamanan PBB memveto pengadilan internasional pada Juli 2015.

Karena itu Menteri Luar Negeri Belanda, Bery Koenders, mengatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam JIT sepakat para tersangka untuk diadili di Negeri Tulip. Ia menambahkan, penyelidikan bergantung pada kerjasama internasional karena masih terjadi pertempuran di lokasi kecelakaan.

“Penyelidikan tergantung pada kerjasama internasional karena pertempuran masih terjadi di tempat kejadian perkara sehingga sulit diakses. Kejaksaan menghadapi tantangan berupa penyesatan informasi dan upaya mendiskreditkan penyelidikan yang cukup kuat,” ungkap Koenders, mengutip dari Telegraph, Kamis (6/7/2017).

Sebagaimana diberitakan, MH17 ditembak jatuh oleh milisi pemberontak pro-Rusia di Ukraina pada 17 Juli 2014. Seluruh 298 orang yang berada di dalam kabin pesawat meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Pesawat yang terbang dari Amsterdam, Belanda, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, itu membawa penumpang yang berasal dari berbagai negara.(Jft/OkeZone)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...