Terlibat Adu Tembak, Buronan Begal dan Pembunuh Sopir Truk Terbujur Kaku oleh Polisi

Konfrontasi - Dua tahun buron, seorang begal dan pembunuh sopir truk Herwisnu alias Wisnu tewas saat terlibat adu tembak dengan polisi. Pelaku telah lama diburu namun keberadaannya sulit terdeteksi.

Pelaku diketahui berada di kampungnya di Desa Karya Maju, Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (21/5) dini hari. Saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan cara menembak ke arah petugas.

Polisi melepaskan tiga kali tembakan peringatan namun tidak diindahkan pelaku dan tetap melawan. Akhirnya, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur hingga pelaku tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Benar, satu buronan perampokan dan pembunuhan tewas dalam baku tembak dengan polisi dini hari kemarin," ungkap Humas Polres Musi Banyuasin AKP Nazaruddin, Jumat (22/5/2020).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem menjelaskan, pelaku bersama dua rekannya Ade dan Wayan yang lebih dulu ditangkap, terlibat dalam perampokan dan pembunuhan sopir truk, Kemas Alfandy dengan modus menumpang di Jalan Sekayu-Bandar Jaya, Musi Banyuasin, 10 Mei 2018.

Korban dipaksa menghentikan laju mobil, sehingga pelaku Wisnu yang mengendarai sepeda motor menyalip truk dan mengadangkan sepeda motor yang dikendarainya. Kemudian, pelaku melepaskan tembakan ke arah korban namun tak meledak.

"Korban kabur dan dikejar para pelaku. Di situlah korban ditembak beberapa kali oleh pelaku hingga tewas. Para pelaku membawa kabur mobil milik korban," kata dia.

Dalam kasus ini, diamankan satu unit dump truk merek Mitsubishi canter Colt Diesel HD 125 warna kuning nomor polisi BG 8521-JC, dan sepucuk pistol rakitan milik pelaku. Dua tersangka yang lebih dulu ditangkap sedang menjalani hukuman di penjara.

"Pelaku Wisnu sudah lama diburu, kami ketahui posisinya ketika dia pulang ke rumahnya," pungkasnya. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA